Selamat datang pengunjung |
Realestat Indonesia
Berita&Liputan

Laporan Utama

Pengembang Bukan Spekulan Tanah

JAKARTA - Banyak pihak yang belum paham, menganggap pengembang properti itu tidak ada bedanya dengan para spekulan tanah. Memborong tanah di mana-mana, untuk kemudian menjual kembali dengan harga berlipat-lipat.
Bergabung Dengan Facebook Kami

 


BERITA

REI Apresiasi Tambahan Dana ke Sektor Perumahan

Jakarta - Keputusan pemerintah untuk menambah anggaran ke sektor perumahan mendapat apresiasi dari asosiasi pengembang Realestat Indonesia (REI). Alokasi anggaran yang diambil dari pengalihan dana subsidi BBM itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mendapat tambahan Rp47,5 triliun. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan pengairan, sektor perumahan hanya dialokasikan Rp2 triliun.

Menurut Ketua Umum REI, Eddy Hussy, tambahan dana tersebut akan berdampak baik pada pembangunan perumahan. “Perumahan itu membutuhkan dana yang sangat besar, jadi yang penting bukan seberapa besar pengalihan dana subsidi ke sektor perumahan, tapi bagaimana seluruh stakeholder bisa kompak untuk mencapai tujuan (pembangunan) perumahan,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (18/12).

Karena itu Eddy tidak melihat dari sisi jumlah besaran alokasi dana tambahan, tapi paling tidak ia sudah melihat komitmen pemerintah terhadap sektor perumahan. Selain itu, dana tambahan ini juga akan digunakan untuk membangun infrastruktur yang pada gilirannya juga akan ikut mendorong percepatan pembangunan sektor perumahan.

“Sekali lagi sektor perumahan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak, harus oleh seluruh stakeholder. Apalagi kalau pemerintah bisa melakukan percepatan dan kemudahan perizinan, serta insentif pajak, ini pasti akan bisa mendorong percepatan pembangunan perumahan kita,” tandasnya.

REI saat ini tengah mendata para anggotanya terkait kepemilikan lahan dan akan dibangun berapa unit. Hal ini untuk mengetahui peta kebutuhan perumahan karena setiap lokasi bisa berbeda-beda kebutuhan jenis hunian maupun jumlah unit perumahannya.

Post : Senin, 22 Desember 2014