Selamat datang pengunjung |
Realestat Indonesia
Berita&Liputan

Laporan Utama

Pengembang Bukan Spekulan Tanah

JAKARTA - Banyak pihak yang belum paham, menganggap pengembang properti itu tidak ada bedanya dengan para spekulan tanah. Memborong tanah di mana-mana, untuk kemudian menjual kembali dengan harga berlipat-lipat.
Bergabung Dengan Facebook Kami

 


BERITA

Pasar Properti Baru Bergairah Jika BI Rate 6,5%

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) akhirnya memutuskan menurunkan suku bunga acuan atau BI rate 25 bps ke 7,5 persen. Penurunan ini pun diprediksi membuat pasar properti di Indonesia kembali bergairah.

Pengamat Properti dari Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, mengatakan pangsa pasar KPR akan mulai menunjukkan tanda-tanda kenaikan, meskipun diperkirakan masih belum terlalu besar.

"Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh IPW, setiap kenaikan 1 persen suku bunga KPR akan menurunkan pangsa pasar KPR 4 persen-5persen. Melihat tren yang ada artinya dimungkinkan penurunan BI Rate kembali akan berlanjut," kata dia dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Meski demikian, dia menilai pada 2015 pasar properti Indonesia masih akan melambat hingga semester II-2015. Untuk itu, BI rate masih harus diturunkan untuk memberikan stimulus yang berarti bagi pasar properti.

Post : Selasa, 24 Februari 2015