Selamat datang pengunjung |
Realestat Indonesia
Berita&Liputan

Laporan Utama

Pengembang Bukan Spekulan Tanah

JAKARTA - Banyak pihak yang belum paham, menganggap pengembang properti itu tidak ada bedanya dengan para spekulan tanah. Memborong tanah di mana-mana, untuk kemudian menjual kembali dengan harga berlipat-lipat.
Bergabung Dengan Facebook Kami

 


BERITA

Dukung Sejuta Rumah, REI Sudah Bangun 50.000 Unit

Jakarta - Real Estate Indonesia akan mempercepat pembangunan rumah bagi masyarakat dan juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan sejuta rumah di Indonesia. Saat ini anggota REI sudah membangun 40.000 sampai 50.000 unit rumah sampai akhir tahun 2015.

“Progres rumah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) sampai akhir Mei ini sudah cukup besar capai 40.000 hingga 50.000 unit rumah, diharapkan ke depan bisa lebih cepat lagi,” kata Ketua umum DPP REI Eddy Hussy, di kantor BTN, Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Eddy Hussy, sebenarnya pengembang bisa lebih cepat membangun rumah murah, bila kebijakan pemerintah di daerah bisa memberikan kelonggaran kepada pengembang untuk bangun rumah. “Kemampuan REI bisa bangun 10.000 hingga 20.000 unit rumah dalam sebulan, kalau regulasi dan aturan dipermudah tentu kami bisa lebih besar lagi bangun rumah,” kata dia.

Menurut dia, kendala yang dihadapi pengembang saat ini masih klasik, seperti soal perizinan dan proses administrasi yang cukup panjang. Karena itu pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah dan membuat kesepakatan bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Pertanahan Nasional (BPN), BTN dan juga REI dalam mendukung pembangunan sejuta rumah.

“Persoalan perijinan ini kewenangannya ada pada Kemendagri, karena itu kita akan buat MoU besok,” ujarnya.


Post : Jakarta, 10 Juni 2015