PAMERAN

169 Pengembang Ikuti Indonesia Property Expo 2019

Administrator | Rabu, 08 Mei 2019 - 15:05:35 WIB | dibaca: 133 pembaca

Foto: Istimewa

Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC ) dari 2-10 Februari 2019. IPEX merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Bank BTN setiap bulan Februari dan September.

Sebanyak 167 pengembang yang terdiri dari 116 pengembang KPR Non Subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi ikut serta dalam pameran tersebut, dengan total proyek properti sebanyak sekitar 869 proyek yang tersebar di berbagai daerah mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang diwakili Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam sambutannya mengungkapkan Program Sejuta Rumah (PSR) butuh promosi yang lebih masif disamping media konvensional melalui internet dan media sosial. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah mencari lokasi rumah subsidi yang diminati.

‚ÄúProgram Sejuta Rumah membutuhkan dukungan semua pihak dari pemerintah, perbankan, dan pengembang. Termasuk Bank BTN untuk untuk terus mendukung dalam penyaluran subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah,‚ÄĚ ungkap Khalawi saat pembukaan IPEX 2019, Sabtu (2/2/2019).

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri BUMN Rini Sumarno, Direktur Utama Bank BTN Maryono, dan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Budi Hartono.

Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 29 April 2015, capaian PSR terus meningkat yakni tahun 2015 sebanyak 699.770 unit, tahun 2016 sebanyak 805.169 unit dan tahun 2017 sebanyak 904.758 unit. Tahun 2018, untuk pertam kalinya capaian Program Satu Juta Rumah 1.132.621 unit. Secara keseluruhan dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 telah terbangun 3.542.318 unit rumah.

Bank BTN optimistis mampu mencetak kredit baru senilai Rp6 triliun dari ajang IPEX yang digelar tanggal 2-10 Februari 2019.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan permintaan properti terus tinggi karena rumah menjadi kebutuhan pokok manusia sehingga akan terus dikejar.

‚ÄúSelain itu, faktor lain yang mendorong adalah meningkatnya kesadaran generasi milenial untuk memiliki rumah, komitmen pemerintah dalam menyukseskan Program Sejuta Rumah dan pesatnya pembangunan infrastruktur jalan, serta sarana transportasi yang semakin baik di samping faktor optimisme hasil Pilpres nanti,‚ÄĚ kata dia.

Beri Kemudahan
Pada gelaran IPEX yang disponsori oleh BTN ke-17 tersebut, BTN juga menawarkan banyak kemudahan bagi calon debitur diantaranya suku bunga KPR yang murah mulai dari 6,69% fixed rate 1 (satu) tahun bekerjasama dengan pengembang pilihan, bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas pengendapan dana, diskon asuransi jiwa sebesar 20% dan uang muka yang terjangkau mulai dari 1%.

Promo yang jitu menjadi strategi Bank BTN, karena terbukti sukses menggiring calon konsumen untuk membeli rumah. Sebagai informasi, setiap tahun Bank BTN menggelar 2 kali IPEX dengan pencatatan izin prinsip KPR/KPA yang terus meningkat.

Pada 2016, izin prinsip KPR/KPA mencapai Rp 8,3 triliun, dan pada 2017 melejit menjadi Rp 12,8 triliun. Sementara tahun lalu ketika suku bunga kredit merangkak naik, ajang IPEX masih mencatatkan persetujuan izin prinsip untuk total KPR/KPA senilai Rp 18,4 triliun.

‚ÄúSementara itu untuk menarik nasabah, terutama dari generasi milenial selain menawarkan KPR Gaeess yang menjanjikan kemudahan cicilan dan uang muka, BTN juga meningkatkan pelayanan KPR via online melalui website www.btnproperti.co.id yang sudah diupgrade dengan sejumlah fitur tambahan,‚ÄĚ kata Maryono. (Rinaldi)