Kilas Berita

Agung Podomoro Kembangkan Taruma City di Karawang

Administrator | Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:50:08 WIB | dibaca: 14 pembaca

Foto: Istimewa

Pengembang PT Agung Podomoro Land Tbk sedang mengembangkan proyek mixed used Taruma City seluas 5,60 hektare di Karawang, Jawa Barat. Proyek baru ini berdekatan dengan Perumahan Grand Taruma Karawang, proyek Agung Podomoro terdahulu.

General Manager Taruma City Rina Irawan mengatakan nantinya di Taruma City akan dibangun 243 unit rumah toko (ruko) yang dijual seharga Rp 1,99 miliar hingga Rp 10 miliar per unit, sejumlah rumah tapak, dan tower apartemen.

“Tingginya animo masyarakat dan kebutuhan akan hunian membuat Taruma City menjadi proyek yang akan melengkapi Grand Taruma Karawang yang sudah lebih dulu kami kembangkan yakni berupa perumahan tapak,” ungkap dia dalam siaran persnya, baru-baru ini.

Ditambahkan, minimnya kawasan yang tersedia di pusat Kota Karawang dan juga semakin banyaknya permintaan menyebabkan harga tanah terus melonjak di kawasan itu. Setiap tahun, rinci Rina, rata-rata harga bangunan di Kota Karawang meningkat hingga 25%. Untuk harga tanah di pusat kota misalnya, saat ini diperkirakan sudah berkisar Rp15 juta hingga Rp 20 jutaan per meter persegi.

Menurut Rina, kenapa unit ruko lebih banyak dipasarkan, karena kebutuhan ruko di Karawang masih tinggi. Peminatnya dari para pedagang dan pengusaha di Karawang.

Sementara untuk rumah tapak di Taruma City akan mengusung konsep rumah kebun. Satu unit rumah berukuran 114 meter persegi menempati tanah seluas 108 meter persegi. Rumah di sini sengaja dibangun dengan ukuran mini sehingga pembeli bisa leluasa melakukan pengembangan bangunan rumahnya.

Assistant Vice President Strategic Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) Agung Wirajaya mengatakan bahwa semakin banyaknya perusahaan asing yang masuk di kawasan industri serta populasi yang meningkat signifikan menjadi bukti pesatnya pertumbuhan ekonomi di Karawang. Hal itu memacu kebutuhan hunian di Karawang semakin meningkat.

Selain itu, menurut Agung, pembangunan infrastruktur seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung, Pelabuhan Peti Kemas Patimban, dan Bandara Internasional Kertajati, juga membawa imbas positif terhadap pengembangan properti di Karawang. RIN