ASPIRASI DAERAH

Akad Kredit Massal Serentak BTN Digelar di Medan

Administrator | Rabu, 17 Juli 2019 - 14:34:52 WIB | dibaca: 47 pembaca

Foto: Istimewa

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan akad atau kontrak perjanjian kredit kepemilikan rumah dengan 400 debitur di Sumut sehingga tercatat terbanyak dari akad massal serentak di seluruh kantor cabang di seluruh Indonesia yang mencapai 8.500 unit rumah.

“Sumut ini memang masih jadi pasar potensial perumahan karena kebutuhan juga masih tinggi,” ujar Direktur Bank BTN Budi Satria di Sunggal, Deliserdang, seperti dikutip dari Antara, baru-baru ini.

Sebanyak 400 unit rumah yang diakad kreditkan di Sumut di bawah Kantor Cabang BTN Medan itu terdiri dari kredit kepemilikan rumah (KPR) subsidi 90% dan selebihnya non-subsidi.

Akad massal tersebut dipusatkan di Perumahan Rorinata tahap 10 di Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Acara itu diselenggarakan BTN dalam rangka memeringati Hari Kartini 21 April dan Hari Bumi Sedunia pada 22 April.

Menurut Budi, dari akad serentak secara nasional yang mencapai 8.500 unit, terdiri atas akad KPR subsidi sebanyak 7.900 unit dan KPR non-subsidi 600 unit (konvensional dan syariah) dengan nilai kredit KPR mencapai Rp1,21 triliun.

“BTN akan terus melakukan berbagai langkah strategis agar bisa terus ekspansif di lini KPR seperti akad KPR massal dan untuk menyukseskan program pembangunan satu juta rumah,” ujar dia.

Kegiatan akad massal itu, lanjut Budi, juga akan memacu penyaluran KPR BTN sehingga tumbuh sesuai target di 2019 yang sebesar 15%.

Secara total, sejak tahun 1976 sampai dengan Maret 2019, perseroan telah menyalurkan KPR kepada masyarakat Indonesia lebih dari 4,4 juta unit rumah, baik KPR Subsidi maupun KPR Non Subsidi.

Sementara itu, di Medan, Bank BTN mencatatkan laju pesat pada penyaluran KPR Subsidi. Melalui Kantor Cabang Bank BTN Medan dan Pematang Siantar, perseroan mencatat laju pertumbuhan KPR subsidi di level sekitar 53.13% secara tahunan (year-on-year/yoy) atau naik dari Rp240,49 miliar pada triwulan I-2018 menjadi Rp368,27 miliar di periode yang sama tahun ini.

Secara unit, penyaluran KPR subsidi tersebut naik sekitar 44% yoy dari 2.132 unit pada triwulan I-2018 menjadi 3.079 unit di periode yang sama tahun berikutnya.

Per triwulan I-2019, Kantor Cabang Bank BTN di Medan dan Pematang Siantar juga telah menyalurkan KPR Non Subsidi senilai Rp185,23 miliar untuk 1.430 unit rumah untuk konvensional dan syariah.

Dukungan Gubernur
Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan akad kredit massal BTN tersebut. Dia berharap, BTN dan para pengembang di Sumut dapat terus menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Hal yang seperti ini perlu kita galakkan sekarang. Menyediakan rumah-rumah rakyat, rumah sehat, sehingga rakyat kita sehat semua. Dengan begini juga, maka perbankan, pengembang dan semuanya pasti akan berkembang,” ujar Gubernur.

Edy menegaskan bahwa, perumahan adalah kebutuhan pokok. Untuk itu, diharapkan masyarakat yang akan menghuni perumahan tersebut dapat menjaga lingkungan perumahan supaya tetap bersih dan sehat. Karena, sebuah perumahan haruslah teratur dan bersih.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumut, Ida Mariana mengatakan akad massal KPR BTN tersebut bertujuan untuk memberitahu masyarakat Sumut bahwa Pemprov Sumut terus berupaya menyediakan rumah subsidi. “Kita beri penghargaan untuk kegiatan itu, ini kegiatan yang bagus agar masyarakat tahu bahwa rumah tidak sulit dijangkau,” ujar Ida. (Taria Dahlan)