GAGASAN

Akankah Homestay di Indonesia Mendunia?

Administrator | Senin, 13 Mei 2019 - 10:07:04 WIB | dibaca: 73 pembaca

Foto: Istimewa

Berwisata sekarang ini bukanlah sebuah barang mewah yang mahal. Bahkan wisata kini sudah menjadi sebuah kebutuhan bagi sebagian besar penduduk bumi.

Betapa tidak, rutinitas aktivitas setiap hari mulai dari pagi hingga malam hari membuat orang merasa terkurung dalam situasi yang monoton seperti robot, sehingga sadar atau tidak sadar kejenuhan mulai terasa. Kejenuhan pun muncul, orang menjadi kurang bersemangat, stress dan depresi. Duh!

Berwisata atau berlibur diyakini sebagai salah satu cara orang untuk bisa menghilangkan rasa jenuh dan tertekan tersebut, sehingga dapat kembali melanjutkan hidup dengan penuh semangat. Bahkan ketika sedang melakukan pekerjaan outdoor atau bertugas di daerah lain baik di dalam maupun luar negeri, sebisa mungkin orang menyempatkan diri dengan memanfaatkan waktu untuk bisa sedikit berwisata menikmati alam atau budaya di tempat dia berada.

Lalu, di saat berwisata untuk beberapa hari apa yang pertama terpikirkan di benak Anda?
Hotel. Ya tentu hotel atau penginapan menjadi hal utama yang perlu dipersiapkan. Karena penginapan penting untuk beristirahat setelah seharian melakukan aktivitas wisata. Setelah masalah hotel teratasi, barulah dipikirkan masalah transportasi dan makan.

Bagi sebagian orang, menginap di hotel mungkin sudah merupakan hal biasa. Lazimnya mereka tinggal di hotel untuk beberapa hari, pagi harinya keluar hotel untuk melakukan aktivitas, dan sore atau malam kembali. Hanya beberapa saat saja berinteraksi dengan petugas di hotel tersebut. Bahkan untuk makan kebanyakan tamu hotel tidak mau makan di restoran hotel, pergi keluar untuk mencari makanan khas setempat.

Pekerjaan saya yang kebetulan menuntut saya untuk sering bepergian keluar kota atau keluar negeri telah membuka mata saya akan pentingnya keberadaan homestay menjadi salah satu akomodasi alternatif yang dapat digalakkan di Indonesia.

Konsep penginapan ini sangat diminati para travelers, karena mereka dapat merasakan langsung atmosfir berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Apalagi Indonesia memiliki tempat wisata, budaya masyarakat dan tradisi yang unik.

Saat sedang berlibur, saya pribadi lebih memilih menginap di homestay. Kenapa? Karena homestay adalah sebuah tempat tinggal di rumah milik penduduk setempat dimana kamar-kamar mereka disewakan untuk para turis dan hidup berbaur dengan pemilik rumah.

Kebetulan saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang adat budaya masyarakat setempat, sehingga ketika saya menginap di homestay, saya punya banyak waktu untuk menggalinya dengan bertanya kepada pemilik homestay tersebut. Dan menariknya, kami memasak bersama makanan khas setempat atau bisa juga memasak sesuai selera masing-masing di dapur yang sama.

Peluang Bisnis
Potensi keberadaan homestay di Indonesia pun sebetulnya bisa dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan, terutama di musim liburan dimana susah sekali tamu-tamu mendapatkan hotel di lokasi wisata Indonesia terutama dilokasi wisata unggulan.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata saat ini sudah mulai mensosialisasikan program homestay kepada masyarakat setempat. Melalui berbagai dukungan dan pelatihan-pelatihan Pemerintah terus mengupayakan agar perekonomian masyarakat bertumbuh melalui program homestay-nya, sekaligus masyarakat pun tentunya akan sangat bangga berperan serta dalam mendukung program pemerintah untuk mendatangkan lebih banyak turis lokal maupun mancanegara.

Apa yang membuat Homestay diminati oleh para turis?
Sebagaimana yang telah saya katakan di atas, kebosanan kita terhadap suasana hotel bisa menjadi penyebab kita untuk beralih kasi tujuan. Memang tidak semua host yang bersedia melakukan ini, tergantung dari ketersediaan waktu dan kebijaksanaan mereka.

Saya sangat berharap pertumbuhan homestay di Indonesia pun dapat berkembang pesat sebagaimana di negara-negara lain khususnya di Eropa. Saya sangat yakin kolaborasi pemerintah dengan masyarakat akan menjadikan program homestay Indonesia mendunia, yang pada akhirnya berujung pada kesejahteraan rakyat Indonesia. Insya Allah.

*Penulis adalah Ketua Kompartemen Pameran DPP REI, CEO Galari Promosindo Prima, serta aktif mengikuti berbagai pameran properti dan pariwisata di dalam maupun luar negeri.