AKTUAL

Amran Nukman-Arvin Iskandar Kembali Nahkodai REI DKI

Administrator | Rabu, 24 Januari 2018 - 14:43:25 WIB | dibaca: 199 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta secara bulat memilih dan mempercayakan kembali kepengurusan organisasi kepada Amran Nukman HD dan Arvin F Iskandar sebagai Ketua dan Sekretaris DPD REI DKI Jakarta masa bakti 2017-2020. Keduanya terpilih kembali pada Musyawarah Daerah (Musda) REI DKI Jakarta ke-9 yang berlangsung di JW Luwansa Hotel, pada 23 Agustus 2017.

Di periode kepemimpinan yang kedua ini, pasangan tersebut berencana menyusun cetak biru (blue print) pembangunan perumahan di Jakarta. Selain mendorong peningkatan pelayanan Badan Pelayanan Satu Pintu (BPST) Pemprov DKI Jakarta dalam pelayanan perizinan di sektor properti.

Musda REI DKI Jakarta ke-9 yang mengambil tema “Jakarta Yang Ramah Investasi Properti Untuk Kesejahteraan Rakyat” dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, mewakili Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat. Pembukaan Musda REI DKI Jakarta ke-9 dihadiri unsur-unsur SKPD Pemprov REI DKI Jakarta, pemangku kepentingan sektor perumahan, perbankan, pengurus DPP REI dan diikuti oleh sekitar 500-an pengembang anggota REI DKI Jakarta.

Ketua DPD REI DKI Jakarta, Amran Nukman mengungkapkan Jakarta sebagai barometer nasional harus menjalankan program perumahan yang sekaligus bisa mendorong kemudahan investasi.

“Salah satu yang krusial, perlunya kepastian jangka waktu perizinan. Apalagi di bisnis properti, kepastian perizinan itu amat penting karena terkait janji serah terima unit kepada konsumen. Kalau perizinan sulit diprediksi, tentu sangat dampak pada pemasaran proyek,” kata kepada wartawan usai terpilih kembali memimpin REI DKI Jakarta.

Dia menegaskan, Pemprov DKI Jakarta diharapkan bisa lebih meningkatkan pelayanan publik di bidang perizinan dengan menyederhanakan semua jenis perizinan, memangkas simpul-simpul birokrasi dan prosedur menjadi lebih sederhana, efisien dan tepat waktu.

REI DKI Jakarta mengusulkan supaya BPST meningkatkan pelayanan publiknya dengan penempatan SDM yang berkompeten dan adanya koordinasi yang lebih baik dengan dinas-dinas terkait SKPD) sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam proses penanganan perizinan.

“Dalam hal kebutuhan SDM, REI DKI Jakarta siap membantu atau diajak berkoordinasi, tentu dengan justifikasi resmi dari Pemprov DKI Jakarta,” ujar dia.

Hal lain yang akan dilakukan oleh REI DKI Jakarta adalah menyusun cetak biru (blue print) pembangunan perumahan Jakarta 2017-2022 yang akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai rekomendasi dalam pembangunan

AJAK BERSINERGI
Menanggapi harapan REI tersebut, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menegaskan bahwa Jakarta ke depan akan dibangun dengan pendekatan kerja sama yang baik antara pemerintah dan non pemerintah baik itu swasta maupun masyarakat sipil.

“Ke depan saya ingin serius ajak REI Jakarta kolaborasi membangun Kota Jakarta dengan membuat inovasi penyediaan hunian yang terjangkau untuk posisi menengah bawah, sehingga Jakarta bisa memberikan perasaan home to every one,” ujar Anies Baswedan di hadapan peserta Musda REI DKI Jakarta ke-9.

Masalah hunian, lanjut Anies, adalah isu yang sangat penting di Jakarta. Jika tidak bisa memberikan solusi akan menunggu munculnya masalah besar pada bidang sosial, politik dan ekonomi. Jika soal hunian bisa dibereskan di Jakarta maka sebagian besar pekerjaan rumah itu lunas.

Dia meminta REI DKI memberikan masukan lengkap kepada Pemprov DKI Jakarta terkait sektor properti khususnya di bidang perumahan rakyat.

“Apa hal baik yang sudah berjalan dengan baik untuk diteruskan. Hal yang sedang berjalan namun perlu di revisi atau harus dihentikan saya kira kita bisa berkoordinasi mencari jalan terbaik untuk kepentingan masyarakat luas,” papar dia.

Amran Nukman, mengaku senang dan menyambut baik rencana pemerintah Pemprov DKI Jakarta untuk berkolaborasi dengan melibatkan REI dalam memecahkan persoalan perumahan di DKI Jakarta. 

Menurut dia, sudah tepat bahwa dalam menjalankan program perumahan melibatkan pengembang melalui DPD REI DKI Jakarta. “Asosiasi nanti yang akan melakukan koordinasi dalam lingkungan antar pengembang. Jadi sudah tepat, kerjasamanya lewat asosiasi,” ucapnya.

REI lanjut Amran berharap Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan program perumahan mendorong kemudahan investasi. Kepastian jangka waktu perizinan, ungkap dia, adalah hal yang sangat penting bagi pelaku bisnis properti karena juga menyangkut janji pengembang kepada konsumen tentang serah terima.

Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengucapkan selamat kepada Amran Nukman dan Arvin Iskandar yang secara bulat didukung mayoritas anggota REI DKI Jakarta untuk kembali memimpin untuk masa bakti tiga tahun ke depan. Eman (demikian dia sering dipanggil) menegaskan bahwa fungsi DPP adalah melakukan pembinaan dan memastikan seluruh prosedur dilakukan dengan baik.

“Saya berulang kali menegaskan bahwa DPP atau saya pribadi tidak akan melakukan intervensi dalam kaitan pemilihan dan suksesi di tingkat DPD. Di setiap Musda saya selalu katakan silahkan anggota memilih sosok yang dianggap mumpuni karena mereka tentu yang lebih tahu,” ujar Eman.

Dia berharap di periode kedua lebih banyak terobosan yang dilakukan REI DKI Jakarta yang merupakan barometer bagi DPD REI lainnya di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu Eman mengingatkan kembali komitmen asosiasi tersebut untuk menjadi Garda Terdepan dalam Pembangunan Rumah Rakyat. Dari target 210 ribu unit pada 2017, per Juli sudah terealisasi sekitar 94 ribu unit.

Dalam rangkaian Musda REI DKI ke-9 tahun 2017 digelar pula pameran properti bertajuk Indonesia Property Expo 2017. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendorong sektor properti kembali bergairah sehingga mampu menggerakkan sektor realestat yang saat ini sedang lesu. Event ini berlangsung dari 11-20 Agustus 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Hall A dan Hall B.

Selain itu bekerjasama dengan Majalah Indonesia Housing dan Ikreatif. REI DKI Jakarta juga menyelenggarakan Realestate Creative Awards (RCA) 2017 yang berlangsung pada 11 Agustus 2017 di JW Luwansa Hotel Jakarta. RCA merupakan ajang penghargaan untuk tokoh, perusahaan pengembang, kontraktor, bank dan non bank, institusi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), lembaga pendidikan dan stakeholders terkait yang sudah berkontribusi dalam pengembangan sektor properti dan perumahan rakyat. RIN