Kilas Berita

Bantu Akses Masyarakat, Pengembang Prajawangsa City Bangun Jembatan

Administrator | Kamis, 06 September 2018 - 13:36:18 WIB | dibaca: 223 pembaca

Superblok Prajawangsa City yang dikembangkan Synthesis Development di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, kembali membuktikan kepedulian kepada masyarakat di sekitar proyeknya dengan membangun jembatan yang diberinama Jembatan Prajawangsa City, tepatnya di Jalan Pedati, Cijantung.

Selama ini, jembatan tersebut menjadi salah satu akses prasarana bagi masyarakat sekitar. Jembatan yang saat ini ada kondisinya sangat sederhana dengan lebar 5 meter dan panjang hanya sekitar 10 meter. Sementara jembatan yang baru nantinya akan dibangun dua jembatan berkonsep megah dengan panjang masing-masing 35 meter dan lebar 15 meter.

"Tujuan utama dari perbaikan jembatan baru ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas bagi para penghuni Prajawangsa City yang terdiri dari 8 tower unit apartemen dan juga tentunya bisa bermanfaat juga bagi masyarakat sekitar dengan memberikan perbaikan prasarana yang dapat memberikan fungsi yang maksimal baik dari segi keamanan dan kenyamanan akses", ujar Mandrowo Sapto, Managing Director Prajawangsa City dalam siaran persnya.

Pembangunan jembatan tersebut sebagai bagian dari komitmen Prajawangsa City untuk memberikan kontribusi maksimal bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di sekitar Prajawangsa City, Cijantung. Perbaikan dimulai pada November 2017 dan diharapkan jembatan ini sudah dapat digunakan oleh masyarakat pada Maret 2018.

Superblok Prajawangsa City terdiri dari 8 tower dengan 4.000 unit, mengusung ciri khas Strategis, Seru, dan Semarak. Proyek ini memiliki kemudahan akses ke kawasan perkantoran di TB Simatupang dan kawasan industri di sepanjang Tol Cijago.

Kawasan ini dikembangkan di atas lahan sekitar 7 hektar, terletak 1,8 km dari Jakarta Outer Ring Road (JORR) – TB Simatupang, dan 3,5 km dari rencana pembangunan Stasiun Light Rail Transit (LRT) Kampung Rambutan, kemudian 3,8 km dari Gerbang Tol Jagorawi, serta akses langsung ke Bandara Halim Perdana Kusuma.

"Kami akan sisihkan 50% lahan untuk area hijau, taman dan tempat bermain anak-anak," kata Mandrowo. RIN