Jalan-Jalan

Destinasi Menawan di Pulau Bintan

Administrator | Selasa, 16 April 2019 - 15:47:22 WIB | dibaca: 72 pembaca

Foto: Istimewa

Bintan sebagai daerah wisata mungkin belum banyak dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Padahal, Bintan juga dipenuhi oleh berbagai objek wisata yang sangat menarik, indah, menawan termasuk banyak yang sudah dilengkapi fasilitas resort mewah. Pulau ini bahkan telah menjadi destinasi favorit bagi warga Singapura saat liburan akhir pekan.

Pulau Bintan terletak di Kepulauan Riau, berdekatan dengan Batam dan juga Singapura. Di sekitar pulau ini sedikitnya ada lebih dari 3.000 pulau kecil yang membentang dari Selat Malaka hingga Laut Cina Selatan. Berikut lima destinasi wisata unggulan di Bintan dan sekitarnya yang menarik untuk Anda kunjungi di saat musim liburan.

Lagoi Bay
Lagoi Bay atau Teluk Lagoi adalah tempat wisata yang paling populer di Pulau Bintan. Tempat ini sudah dikembangkan dengan baik sebagai pusat kunjungan wisatawan, hal tersebut dapat dilihat dari fasilitas yang berada di sekitar lokasi.

Meski namanya belum sepopuler Bali di kalangan wisatawan domestik, namun buat turis mancanegara khususnya Singapura dan Malaysia, Lagoi Bay sama populernya dengan Bali. Pantai Lagoi sangat mirip dengan pantai di Pulau Bali dimana fasilitas yang tersedia hampir sama di pantai – pantai Bali. Seperti diskotik, spa, lapangan golf, dan resort – resort.

Lagoi Bay bahkan dijuluki sebagai miniaturnya Singapura. Karena dulu, untuk berkunjung ke Pantai Lagoi Anda harus membayar dengan mata uang dollar Singapura.

Pulau Beralas Pasir
Indonesia memang terkenal dengan pantai-pantainya yang indah. Sayangnya, selama ini wisawatan lebih kenal Bali atau Raja Ampat. Ternyata di Bintan juga memiliki pantai yang sangat indah, yaitu pantai di Pulau Beralas Pasir yang disebut juga White Sands Island adalah sebuah pulau yang terletak di dalam wilayah Teluk Bakau, kabupaten Bintan.

Pulau ini tidak berpenghuni dan hanya ada penjaga pulau saja. Namun pulau ini menjadi tujuan utama tamu-tamu yang menginap di resort-resort yang ada di sekitaran Kawal, Teluk Bakau, dan juga Trikora.

Di pulau ini, pengunjung bisa mengisi waktu dengan snorkeling menikmati keindahan bawah lautnya, mengayuh kayak mengitari pulau, atau berkemah di bawah bintang-bintang. Pada musim yang tepat, di Pulau Beralas Pasir juga bisa melakukan kegiatan melepaskan bayi penyu yang dikenal dengan tukik ke laut lepas.

Pulau Penyengat
Selain keindangan alam yang mumpuni, di Bintan juga terdapat wisata sejarah. Pulau Penyengat menyimpan banyak peninggalan Kesultanan Johor lewat bangunan-bangunan kuno salah satunya yang paling terkenal adalah

Masjid Raya Sultan Riau.
Masjid nan megah ini sangat kontras dengan bangunan lain di sekitarnya sehingga mudah sekali bagi wisatawan mengenali masjid tersebut. Masjid ini juga menyimpan keunikan lain, seperti masa bangunnya yang hingga 40 tahun dan juga dinding masjid yang tidak dibuat dengan semen, melainkan putih telur. Masjid ini didominasi dengan warna hijau dan kuning yang merupakan warna kebesaran raja-raja Melayu, dan megah terlihat dari dermaga Pelabuhan Bintan.

Gurun Pasir Busung
Kalau selama ini gurun pasir hanya terkenal di Bromo, ternyata Bintan juga memiliki gurun pasir yang sangat layak dikunjungi.

Lokasi ini dulunya merupakan bekas penambangan bauksit. Kemudian penambangan tersebut dihentikan dan menjadi pemandangan yang mengundang kekaguman wisatawan. Karena belum begitu terkenal, gurun ini masih sangat asli dan bersih. Sayangnya belum banyak atraksi wisata yang ada di kawasan gurun ini.

Pantai Trikora
Pantai dengan batu granit besar yang begitu indah selama ini merujuk pada pantai-pantai yang terletak di Belitung. Namun untuk menjumpai pemandangan seperti itu wisatawan juga bisa datang ke Pantai Trikora yang terletak di pesisir timur Pulau Bintan. Pantai dengan garis yang sangat panjang ini menampilkan lanskap yang komplit yang bikin Anda betah.

Turis yang berkunjung ke Pantai Trikora bisa melakukan berbagai kegiatan menarik mulai dari bersantai di pasir pantai sambil menikmati hembusan angin, melihat-lihat batu granit yang eksotik, nyebur ke laut untuk snorkeling, atau menyewa pondok-pondok kecil untuk berteduh dari sinar matahari yang menyengat.

Vihara Avalokitesvara Graha
Tanjung Pinang, ibukota Provinsi Kepulauan Riau dikenal sebagai daerah yang banyak ditinggali etnis Tionghoa. Sehingga tidak aneh banyak Vihara di wilayah tersebut. Vihara Avalokitesvara Graha merupakan salah satu vihara yang ada di sana.

Vihara Avalokitesvara Graha disebut-sebut sebagai Vihara terbesar se-Asia Tenggara. Vihara ini dibangun oleh sebuah yayasan komunitas Tionghoa di Tanjung Pinang untuk dijadikan sebagai tempat memperdalam ilmu agama, berguru dan belajar para bhiksu, sangha, dan guru baik yang datang dari daerah lokal maupun dari luar negeri seperti Tiongkok, Singapura, dan Malaysia.

Bukan hanya menjadi tempat beribadah, Vihara ini juga menjadi tujuan wisata yang paling menarik di Bintan. Karena menurut wisatawan kalau sudah berada di Vihara ini seperti bukan berada di Indonesia, namun seperti berada di negara-negara Asia Timur. (Teti Purwanti)