Berita

Hunian Berimbang Boleh di Lokasi Lain

Administrator | Senin, 11 April 2016 - 10:24:40 WIB | dibaca: 834 pembaca

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) meminta kalangan pengembang untuk tidak berdalih tidak melaksanakan pembangunan hunian berimbang karena masalah harga tanah yang terlalu tinggi. Sesuai UU No. 1/ 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), pengembang wajib membangun proyeknya dengan pola hunian berimbang 1-2-3. Maksudnya setiap pembangunan satu rumah mewah harus diikuti pembangunan dua rumah menengah dan tiga rumah sederhana.

Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera, Syarif Burhanuddin, mengatakan, kewajiban membangun rumah sederhana boleh dikembangkan di kawasan lain yang harga lahannya lebih murah. Aturan ini tidka perlu menjadi momok yang menakutkan karena pemerintah memahami harga tanah cenderung naik.

“Makanya (untuk rumah sederhana) boleh dikembangkan di luar kawasan. Jadi, tidak boleh lagi konsep hunian berimbang ini tidak dilaksanakan di lapangan,” ujar Syarif. 
 
Sumber: Housing-Estate.com