PAMERAN

REI Mandiri Property Expo 2018

Incar Pasar Milenial

Administrator | Selasa, 05 Maret 2019 - 14:04:10 WIB | dibaca: 74 pembaca

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali menggelar pameran properti. Kali ini, asosiasi tersebut menggandeng Bank Mandiri dengan menggelar pameran REI Mandiri Property Expo 2018 di Hall A, Jakarta Convention Centre (JCC ) dari 17-25 November 2018.

Sebanyak 40 pengembang dengan 125 proyek hunian berpartisipasi dalam ekspo tersebut, menawarkan beragam promo, hadiah dan talk show seputar pasar properti terlebih tips membeli rumah bagi kalangan milenial. Pameran ini terbuka untuk masyarakat umum tanpa ada biaya tiket masuk.

Rumah yang dipasarkan berasal dari berbagai segmen dari rumah subsidi hingga menengah atas. Lokasinya pun tersebar dari kawasan Jabodetabek hingga daerah-daerah lain di Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa tengah dan Bali.

Sekretaris Jenderal DPP REI, Paulus Totok Lusida dalam sambutannya pada pembukaan REI Mandiri Property Expo 2018 mengatakan pameran itu menghadirkan perumahan dengan harga mulai dari Rp 100 juta atau rumah bersubsidi. Selain rumah-rumah dengan harga berkisar Rp 300 juta hingga Rp 500 juta yang memang menyasar pasar milenial.

“Generasi milenial memiliki potensi cukup besar untuk menjadi pasar prospektif karena dengan cicilan yang cukup terjangkau, mereka sudah bisa memillki rumah layak huni, baik sebagai tempat tinggal maupun untuk investasi,” kata Totok.

Dia menambahkan, properti merupakan salah satu sektor industri yang masih terus bergeliat, utamanya di kelas menengah. Kebutuhan akan tempat tinggal akan terus ada, sehingga REI berupaya memenuhi permintaan pasar itu, salah satunya dengan mendukung kegiatan pameran-pameran seperti REI Mandiri Property Expo 2018 yang tahun ini menggandeng Bank Mandiri.

Dalam pameran ini juga ditampilkan perumahan-perumahan subsidi sebagai bentuk dukungan REI terhadap program pemerintah membangun sejuta unit rumah. Seperti diketahui, pemerintah memiliki skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk mendukung masyarakat memiliki rumah layak huni, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

KPR FLPP diberikan kepada masyarakat yang berpenghasilan antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta.

“REI Mandiri Property Expo 2018 ini merupakan salah satu bentuk dukungan REI atas program pemerintah tersebut, sehingga tidak hanya rumah menengah yang kami tampilkan, tetapi juga rumah subsidi berbasis FLPP,” papar Totok.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada REI, Bank Mandiri dan Dyandra Promosindo yang telah menyelenggarakan pameran perumahan yang diberi tema “Rumah Impian Jadi Kenyataan”.

“Mudah-mudahan apa yang telah menjadi tema kali ini benar-benar dapat terwujud sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang memiliki atau menempati rumah yang layak huni,” kata Khalawi saat membuka REI Mandiri Property Expo 2018, Sabtu (17/11/2018).

Dia menambahkan, ada berbagai terobosan yang sudah dilakukan pemerintah untuk merealisasikan target pemenuhan hunian buat masyarakat dan di masa depan akan terus ditingkatkan.

Merujuk data Kementerian PUPR, pada 2015 tercatat realisasi pembangunan perumahan rakyat sebanyak 700 ribu unit, kemudian pada 2016 meningkat menjadi 800 ribu unit, di 2017 meningkat menjadi lebih dari 900 ribu unit, serta di tahun ini diperkirakan realisasi akan mencapai lebih dari satu juta unit.

“Kami merasakan bahwa kinerja Program Satu Juta Rumah masih belum optimal, untuk itu kita perlu mengupayakan bersama beberapa terobosan untuk mengatasi tantangan ke depan,” ucap Khalawi.

Kemudahan KPR
Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Donsuwan Simatupang mengatakan melalui pameran ini pihaknya mendorong generasi muda untuk membeli rumah. Bank Mandiri, kata dia, baru-baru ini telah me-launching KPR yang disebut KPR Milenial. Tagline-nya Muda Beli Rumah. “Jadi aspek mudahnya sudah otomatis kita delivery,” ungkap Donsuwan di lokasi yang sama.

Kenapa dikatakan mudahnya otomatis? Karena DP 0 persen, angsuran menyesuaikan dengan pendapatan, dan jangka waktu menyesuaikan dengan konsumen yakni bisa sampai 20 tahun.Bank Mandiri menghadirkan berbagai program promo menarik selama pameran ini berlangsung seperti limit kredit yang lebih besar, tenor yang lebih panjang, serta suku bunga 6.5% fixed selama 5 tahun. Selain itu, panitia juga menghadirkan program pendukung seperti acara hiburan, talkshow, lomba mewarnai, lucky draw, dan lain-lain. (Rinaldi)