Kilas Berita

IPBA 2018: Yang Berprestasi di Tengah Perlambatan Pasar Properti

Administrator | Rabu, 06 Maret 2019 - 14:31:16 WIB | dibaca: 345 pembaca

Foto: Istimewa

Majalah Property&Bank bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Properti dan Keuangan (AJP K) kembali menggelar event bergengsi, malam anugerah Indonesia Property&Bank Award (IPBA). Tahun ini, ajang yang masih konsisten menjaga kredibilitas dan kualitas penyelenggaraannya ini digelar untuk yang ke-13 kalinya sejak 2005.

Selain pengembang, sejumlah tokoh menerima award khusus termasuk Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata yang memperoleh Indonesia Property&Bank Award 2018 kategori “Tokoh Pengembang Penggerak Pembangunan Rumah Rakyat”. Ini adalah penghargaan ketiga kalinya yang diterima Eman, demikian dia sering disapa, dari redaksi majalah khusus properti.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Majalah Property&Bank dan AJPK yang sudah memberikan penilaian dan penghargaan ini kepada saya, semoga dapat menjadi pemacu bagi saya dan REI untuk terus bekerja menjadi garda terdepan membangun rumah rakyat,” kata Eman kepada wartawan, usai acara yang digelar di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2018) malam.

Tokoh lain yang diganjar award oleh majalah properti terkemuka tersebut antara lain Budiarsa Sastrawinata, President Director Ciputra Residence (Property Person of the Year 2018), Jahja Setiaatmadja, President Direktur BCA Tbk (CEO of The Year 2018), Basuki Hadimoeljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, (Tokoh Pembangunan Infrastruktur Indonesia), Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan, (The Most Inspiring Woman Leadership in Indonesia 2018), serta Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta (Gubernur Yang Paling Menginspirasi Dan Aktif Melakukan Pembinaan Kepada BUMD).

Hadir pada IPBA 2018 ini Wantimpres Agum Gumelar, Dirjen Penyediaan Perumahan PUPR Khalawi Abdul Hamid, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ketua-ketua asosiasi pengembang perumahan, serta sejumlah direksi dari perusahaan pengembang dan perbankan nasional.

Ketua AJPK, Indra Utama yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Property&Bank mengucapkan terimakasih atas dukungan para juri yakni Prof. Danisworo, Irwan Wipranata dan Tommy Zhu yang telah sejak awal memberikan pandangan masukan dan penilaian kepada para penerima penghargaan. Ditambah lagi dengan masuknya Prof Roy Sembel, Dekan IPMI dan Lukas Bong yang merupakan Ketua Umum DPP AREBI sebagai juri.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kredibilitas serta keseriusan dalam menggelar malam apresiasi dan motivasi Indonesia Property&Bank Award, termasuk telah diterimanya sertifikat merek dari Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM RI, dengan sertifikat merek No. IDM000619994,” ujar Indra.

Indra yang juga Ketua Alumni Universitas Pancasila (KAUP) menambahkan, meskipun saat ini semua merasakan kondisi ekonomi yang belum terlalu bergairah, namun dengan komitmen tinggi pihaknya terus berusaha untuk menyelenggarakan malam apresiasi ini, sebagai upaya untuk terus memompa motivasi para pengusaha dan industri terkait, dan tetap menjadi empower bagi industri properti dan perbankan serta bahan bangunan di tanah air.

Makin Beragam
Menurut Indra, ada beberapa kategori penghargaan tertinggi dan khusus seperti Property Person of the Year 2018. Penghargaan ini diberikan bagi tokoh di bidang properti yang memiliki keberpihakan tinggi dan memberikan perhatian khusus terhadap program pemerintah dalam pengembangan perumahan rakyat. Begitu juga penghargaan bagi kepala daerah serta instansi pemerintah.

Disamping itu, penerima penghargaan juga makin beragam seperti mereka yang memiliki kemampuan dalam mendorong perusahaan properti untuk melantai di pasar bursa. Perusahaan properti ada yang sudah melantai di pasar bursa dan ada juga yang sedang merencanakan untuk segera go public.

“Dari wawancara kami dengan pimpinan salah satu group investor IPO besar, setidaknya ada 4 kunci sukses dalam melantai di bursa. Pertama adalah konsultan advisor yang handal, kedua lead under writer yang kredibel dan punya track record bagus, ketiga adanya jaminan standby buyer IPO, yakni investor yang akan membeli saham tersebut. Ke empat adalah strategi dan perencanaan media yang tepat dan berkelanjutan,” kata Indra. 

Oleh karena itu, kata dia, dalam IPBA kali ini ada penghargaan khusus bagi perusahaan maupun personal yang mampu memberikan dukungan baik materil maupun spritual, agar perusahaan properti bisa melantai di pasar modal. Hal ini adalah salah satu langkah positif yang dilakukan oleh penyelenggara untuk terus menggairahkan industri properti.

Disamping penghargaan untuk developer, proyek-proyek properti yang terdiri dari berbagai kategori serta tokoh-tokoh properti dan perbankan yang fenomenal, IPBA juga memberikan porsi penghargaan yang besar dan apresiasi kepada tokoh yang tak kenal lelah mensukseskan program sejuta rumah dan program pembiayaan FLPP.

Selain itu, IPBA ke XII juga memberikan penghargaan kepada perusahaan pengembang yang menyediakan perumahan bersubsidi, termasuk produsen bahan bangunan yang bersedia memotong marginnya agar harga produknya terjangkau, serta pimpinan daerah yang proaktif dalam memberikan pembinaan kepada perusahaan-perusahaan milik pemerintah daerah.

Porsi penghargaan juga diberikan kepada produsen bahan bangunan yang paling dikenal ditengah masyarakat melalui inovasi yang terus mereka lakukan.

Hingga memasuki usia penyelenggaraan ke-13, IPBA sudah menjadi salah satu barometer bagi stakeholder dalam melihat kinerja pelaku bisnis properti dan perbankan. Pada tahun ini, total secara keseluruhan IPBA memberikan sebanyak 63 penghargaan kepada mereka yang berprestasi, mulai dari tokoh, developer, proyek properti dari berbagai kategori, perbankan, pejabat daerah serta sejumlah bahan bangunan.

“Dengan beragam penghargaan tersebut, menjadikan Indonesia Property&Bank Award sangat berbeda dengan yang lain. Kami akan terus menjadi pendorong dan motivator agar industri properti dan perbankan serta bisnis ikutannya tetap bertumbuh dan menggerakkan roda perekonomian negeri ini,” kata Adrian Putra, Ketua Panitia Penyelenggara IPBA ke-13 tahun 2018. (Rinaldi)