Kilas Berita

IPEX 2018 Raih Transaksi Rp 6,9 Triliun

Administrator | Senin, 15 Oktober 2018 - 13:21:51 WIB | dibaca: 46 pembaca

Foto: Istimewa

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bekerjasama dengan Adhouse kembali menggelar Indonesia Property Expo (IPEX) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, dari 3-11 Februari 2018.

Antusias masyarakat untuk memiliki hunian masih tinggi, dimana harga hunian di bawah Rp1 miliar merupakan yang paling banyak dicari. Pameran ini melibatkan 200 peserta developer dengan menampilkan 868 proyek properti dengan harga mulai dari Rp 130 juta.

IPEX adalah pameran reguler yang rutin diadakan sejak 1992, dan biasanya bertepatan dengan HUT Bank BTN.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat membuka IPEX 2018 mengatakan pertumbuhan KPR bersubsidi yang cukup tinggi hingga 20% harus diikuti oleh kualitas rumah yang dijual.

“Saya rasa ini membanggakan, namun di sisi lain Kementerian PUPR bertanggung jawab untuk melindungi konsumen. Pertumbuhan KPR juga harus dibarengi pelayanan lebih baik kepada masyarakat mulai dari sanitasi, air bersih, dan kualitas rumahnya. Apalagi bila menyangkut KPR subsidi saya berwenang. Saya bertanggung jawab untuk mengawasi karena ada uang negara disitu,” tegas Menteri Basuki, Sabtu (3/2/2018).

Dia menambahkan untuk meningkatkan pengawasan rumah bersubsidi, Kementerian PUPR sudah menyiapkan rancangan peraturan Menteri PUPR dan diharapkan rampung dalam waktu dekat dan bisa dilaksanakan tahun ini.

Disamping kualitas rumah KPR bersubsidi, Menteri Basuki juga mendorong perbankan untuk memberikan akses KPR Mikro bagi pekerja informal. Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi Bank BTN yang memiliki program KPR Mikro untuk pekerja informal dan telah menyalurkannya kepada penjual bakso dan tukang cukur.

Tahun 2017, nilai transaksi IPEX yang diselenggarakan Bank BTN mencapai Rp 7 triliun dari target Rp 4 triliun. Sedangkan pada IPEX 2018, dari target Rp 5 triliun, transaksi tercapai Rp 6,9 triliun. Angka tersebut terdiri dari KPR subsidi konvensional sebanyak Rp 547 miliar dan Rp 6,4 triliun untuk non-subsidi. Sementara pada BTN Syariah, sebanyak 20 persen diantaranya merupakan KPR subsidi.

Selama pameran, BTN menawarkan berbagai promo dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Bank BTN pada 9 Februari. Promo tersebut antara lain suku bunga subsidi pengembang sebesar 4,68 persen fixed selama 1 tahun untuk skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Non-Subsidi. BTN juga menyediakan fasilitas uang muka ringan mulai dari 5 persen untuk KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Non-Subsidi. TPW