Berita

Kapitalisasi Hunian Menengah Diprediksi Tumbuh 12% Pada 2017

Administrator | Kamis, 09 Maret 2017 - 10:40:14 WIB | dibaca: 675 pembaca

rumah menengah.IST

JAKARTA- Kapitalisasi hunian vertikal dan tapak segmen menengah dengan harga Rp 300-900 juta per unit diprediksi naik 12% pada 2017 dibandingkan 2016 menjadi sekitar Rp 69 triliun. Moncer-nya hunian menengah tak lepas dari kebutuhan yang terus meningkat.


Selain itu, membaiknya kondisi makro dan mikro ekonomi domestik bakal turut membangkitkan sektor properti tahun ini. Hal itu diungkapkan Managing Director PT Megapolitan Developments Tbk Ronald Wihardja, Direktur PT Ciputra Property Tbk Artadinata Djangkar, Business Development Director PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP) Yuyu Kasim, dan Direktur Properti Wika Gedung Nur Al Fata.


Hal senada dikemukakan Investor Relations PT Agung Podomoro Land Tbk Wibisono, Direktur PT Intiland Development Tbk Theresia Rustandi, Ketua Umum DPP REI Soelaeman ‘Eman’ Soemawinata, dan analis properti Arto Selaras, Torushon Simanungkalit.

Menurut analis properti Torushon Simanungkalit, ekonomi yang akan tumbuh lebih baik dan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang semakin kompetitif akan mendongkrak hunian menengah tahun ini.


“Faktor lain yang bakal meningkatkan hunian menengah adalah pemangkasan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) serta semakin banyaknya penawaran menarik dari pengembang properti,” kata dia.


Dia menjelaskan, dari nilai kapitalisasi hunian segmen menengah pada 2017 yang diprediksi meningkat 12% dari tahun lalu menjadi Rp 69 triliun, sekitar Rp 36,2 triliun atau 48% di antaranya berada di Jabodetabek.

Sumber: id.beritasatu.com