INFRASTRUKTUR

Kini Giliran Tol Trans Jawa Sisi Selatan yang Dikebut

Administrator | Senin, 08 April 2019 - 10:01:21 WIB | dibaca: 55 pembaca

Foto: Istimewa

Setelah beroperasinya Tol Trans Jawa di sisi utara pada akhir tahun lalu, pemerintah mulai fokus mengerjakan Tol Trans Jawa sisi Selatan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membahas pembangunan sejumlah ruas jalan tol di Jawa Barat, baru-baru ini.

Progres pekerjaan jalan tol yang didiskusikan di antaranya tol Ciawi-Sukabumi dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) serta rencana pembangunan Tol Sukabumi-Padalarang dan Tol Cileunyi-Garut-Tasik (Cigatas).

Lebih lanjut Dirjen Bina Marga Sugiyartanto menjelaskan untuk Tol Ciawi-Sukabumi Seksi I Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 Km sudah beroperasi sejak Desember 2018. Sedangkan untuk Seksi II Cigombong-Cibadak (11,9 km), Seksi III Cibadak-Sukabumi Barat (13,7 km), serta Seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur (13 km), ditargetkan rampung pada 2020. “Sedang dalam pengerjaan dan ditargetkan rampung pada 2020,” ungkap Sugiyartanto.

Paralel dengan konstruksi Tol Ciawi-Sukabumi, pemerintah juga sudah memulai persiapan pengerjaan tol lanjutannya, yaitu Sukabumi-Ciranjang (30 Km) dan Ciranjang-Padalarang (27 Km).

Sementara untuk Tol Cigatas, Sugiyartanto menuturkan ruas tol tersebut telah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Kementerian PUPR mengharapkan pengerjaan dapat segera dimulai dalam waktu dekat.

“Kalau sudah beroperasi nantinya, kendaraan yang akan menuju Bandung atau wilayah Selatan lainnya dapat melintas ruas tol tersebut. Jalur tersebut akan menjadi pilihan baru bagi masyarakat selain rute tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi,” papar dia.

Saat ini, proyek tol tersebut sedang memasuki tahap penetapan lokasi (penlok). Penlok dilakukan oleh Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR untuk segera diajukan ke Pemprov Jabar. Desain rutenya sedang disiapkan, dan menurut rencana nantinya akan diteruskan sampai Cilacap.

Dengan diteruskan hingga ke Cilacap, tol tersebut nantinya akan menghubungkan daerah Gedebage-Majalaya-Garut-Kota Tasikmalaya-Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis-Banjar.

Sementara untuk konstruksi tol Cisumdawu, dijelaskan pada tahun ini akan mulai konstruksi simpang susun (interchange) yang menghubungkan ujung tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) menuju tol Cisumdawu. Dia mengestimasi akan ada kepadatan lalu lintas di sekitar Cileunyi. Hal tersebut merupakan bagian dari konstruksi segmen Cileunyi-Cipeles.

Gubernur Ridwan Kamil mengharapkan dukungan akses jalan terkait rencana ditetapkannya Pangandaran sebagai Kawasan Ekonomi Khusus/Kawasan Pariwisata Nasional (KEK/KSPN) dalam waktu dekat. Dalam pertemuan tersebut dia juga menyampaikan sebagai gubernur baru akan membawa tradisi baru akan rajin datang ke kementerian-kementerian termasuk PUPR.

“Ternyata yang dikerjakan Kementerian PUPR banyak sekali. Tetapi kadang-kadang kami tidak tahu, apakah ada progres apakah ada masalah lancar tidak lancar. Mudah-mudahan dengan seringnya saya ke sini akan memberikan semangat kepada Kementerian PUPR bahwa Gubernur Jawa Barat concern terhadap masalah infrastruktur,” ujar Ridwan. (Rinaldi)