TOPIK UTAMA

Lagi, Indonesia Ukir Prestasi di Pentas Real Estat Dunia

Administrator | Senin, 14 Januari 2019 - 14:39:22 WIB | dibaca: 237 pembaca

Ketua Umum Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata memimpin langsung 72 orang delegasi Indonesia menghadiri Kongres FIABCI Dunia (World Congress FIABCI) ke-69 di Dubai, Uni Emirat Arab dari 28 April hingga 1 Mei 2018.

Indonesia menjadi negara dengan delegasi terbanyak dalam ajang pertemuan akbar pengusaha real estat se-dunia yang tahun ini mengusung tema “Happy Cities” tersebut. Diperkirakan ada sekitar 400 orang delegasi dari berbagai negara yang hadir di Dubai.

Bagi Indonesia, ajang World Congress FIABCI 2018 di Dubai ini menjadi istimewa karena di saat bersamaan dilakukan pengukuhan terhadap Ketua Umum DPP REI yang juga President FIABCI Indonesia Soelaeman Soemawinata sebagai President FIABCI Region Asia Pacific periode 2018-2019.

Eman, demikian dia akrab dipanggil, merupakan salah satu dari tiga putra terbaik Indonesia yang pernah menduduki posisi bergengsi di federasi real estat dunia tersebut setelah sebelumnya Ciputra dan Teguh Satria pernah menjabat Presiden FIABCI Asia Pasifik. Bahkan Ciputra pernah menjadi President World FIABCI periode 1989-1990. Satu tokoh lagi dari Indonesia dan REI adalah Ferry Sonneville yang juga pernah menjabat President World FIABCI periode 1993-1994.

Tidak hanya Eman, di kongres federasi tahun ini REI kembali menempatkan tiga kader terbaiknya sebagai board member FIABCI International, yaitu Budiarsa Sastrawinata (World FIABCI Vice President for Education & Academic Members Committee 2018-2020), Agussurja Widjaja (World FIABCI VP for Nominations Committee) serta Igneszj Kemalawarta sebagai (World FIABCI VP for Legislation & Environment Committee).

Ini sungguh membanggakan bagi Indonesia khususnya REI, mengingat dalam event sebelumnya di Majelis Umum FIABCI yang berlangsung di Athena Yunani, pada akhir 2017, selain Eman, dua putra Indonesia lainnya juga terpilih menduduki posisi bergengsi di FIABCI.

Keduanya adalah Sekretaris Jenderal DPP REI Totok Lusida yang terpilih sebagai Vice President of World FIABCI Developers Council periode 2018-2020, serta Wakil Ketua Umum DPP REI Bidang Hubungan Luar Negeri Rusmin Lawin sebagai World FIABCI Board Member periode 2018-2019. Sebelumnya Rusmin adalah Vice President World FIABCI Asia Pacific. Itu berarti, Indonesia berhasil menempatkan enam putra terbaiknya di kepengurusan FIABCI dunia saat ini.

“Banyak sekali prestasi yang diukir putra-putra terbaik Indonesia di FIABCI baik di kongres real estat dunia di Dubai dan Majelis Umum FIABCI pada Desember 2017 lalu, dan itu tentu sangat membanggakan kita semua. Pencapaian ini sekaligus membuktikan bahwa REI mampu mengembalikan kembali kejayaan Indonesia di pentas industri real estat dunia,” kata Eman kepada wartawan usai kembali dari Dubai, awal Mei lalu.

Di event tersebut, Indonesia juga mendapatkan kehormatan karena untuk pertama kalinya Global Business Summit FIABCI diselenggarakan di kawasan Asia, dan itu adalah di Bali Indonesia.

Delegasi Indonesia di World Congress FIABCI 2018 di Dubai diantaranya Totok Lusida Sekretaris Jenderal DPP REI, Rusmin Lawin Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Luar Negeri, Budiarsa Sastrawinata Badan Pertimbangan Organisasi DPP REI, Adri Istambul Lingga Gayo Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Pertanahan, Hari Ganie Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Tata Ruang dan Properti Ramah Lingkungan, Djoko Slamet Utomo Wakil Ketua Umum bidang Organisasi, Samuel S. Huang Wakil Bendahara Umum DPP REI, sejumlah pengusaha properti dan nasional anggota REI, serta Zulfi Syarif Koto Ketua Umum The Housing and Urban Development (HUD) Institute Indonesia.

FIABCI adalah akronim bahasa Perancis “Federation Internationale des Administrateurs de Bien-Conselis Immobiliers”, yang berarti Federasi Realestat Internasional (International Real Estate Federation). Federasi real estat ini didirikan pada 1945, dan Indonesia mulai bergabung dalam FIABCI sejak 1977.

Saat ini ada lebih dari 120 asosiasi berbagai sub sektor industri real estat dan 68 negara yang terwakili di FIABCI. Selain itu, FIABCI menjadi satu-satunya asosiasi real estat yang ditunjuk sebagai consultative group oleh PBB dan mempunyai perwakilan tetap di PBB. FIABCI dibagi dalam empat regional (region) yakni Eropa, Arab-Afrika, Asia Pasifik dan Amerika Latin.

“Dan region Asia Pasifik ini yang paling besar dengan 18 negara anggota antara lain Australia, India, Indonesia, Jepang, Korea, Macau, Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan dan Thailand, Kamboja, Nepal, Mongolia, dan lain-lain,” papar Eman.

Tawarkan Proyek
Salah satu event yang digelar di kongres tahunan pengusaha real estat sedunia itu adalah Indonesia Dubai Realestat Investment Forum yang menawarkan kerjasama proyek-proyek properti di Indonesia kepada para investor di Dubai. Sedikitnya terdapat 16 proyek senilai total Rp 128,96 triliun yang ditawarkan. Forum ini berlangsung pada 29 April 2018.

Managing Director Dubai Realestat Institute, Mahmood Hesham El Burai mengatakan bahwa forum ini membuka kesempatan bagi para investor Dubai untuk berinvestasi properti di Indonesia. Menurut dia, Indonesia memiliki pasar yang cukup besar ditopang jumlah penduduk yang besar dan meningkatnya kelas menengah atasnya.

“Dubai terus mengembangkan diri sebagai pusat properti dunia. Oleh karena itu forum ini tepat sekali untuk memberikan informasi dan gambaran investasi properti di Indonesia kepada pengusaha di sini,” kata Mahmood.

Sementara REI menyambut baik antusiasme yang ditunjukkan pengusaha di Dubai dan menegaskan bahwa proyek-proyek yang ditawarkan adalah yang terbaik. Eman berharap forum ini dapat tindaklanjuti dalam bentuk yang lebih kongkrit antar business to business entity.

Ke-16 proyek properti nasional yang ditawarkan REI dalam Indonesia Dubai Realestat Investment Forum antara lain proyek Anai International Resort di Padang (Sumbar), Mandeh Resort Paradise di Mandeh (Sumbar), Tanjung Buton Forest City di Dumai (Riau), Alam Sutera Realty di Serpong (Banten), dan Garuda Wisnu Kencana di Bali. (Rinaldi)