SEPUTAR DAERAH

Pimpin REI Riau

Nursyafri Tanjung Prioritaskan Pembangunan Rumah MBR

Administrator | Rabu, 30 Mei 2018 - 13:28:26 WIB | dibaca: 30 pembaca

Lewat proses perhitungan suara yang ketat, Nursyafri Tanjung akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD REI Riau periode 2017-2020 dalam Musyawarah Daerah ke-XI REI Riau di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Rabu (18/10) malam. Selain akan melakukan konsolidasi internal, dia juga berjanji memberikan prioritaskan terhadap pembangunan rumah rakyat di daerah tersebut.

Provinsi Riau menjadi salah satu “lumbung” pemasok rumah murah bersubsidi. Secara nasional, daerah ini masuk dalam peringkat 10 besar, sedangkan di Sumatera masuk dalam tiga besar penyuplai hunian rakyat. Posisi penting Riau yang cukup diperhitungkan tersebut dipahami benar oleh Ketua DPD REI Riau terpilih, Nursyafri Tanjung.

“Prioritaskan kami adalah mengoptimalkan pembangunan rumah MBR di Riau. Apalagi ini juga menjadi skala prioritas pemerintah. Bagaimana semua kendala yang dihadapi pengembang bisa diatasi, disitulah peran sebagai ketua yakni menjadi corong bagi masalah yang dihadapi anggota,” ujar dia kepada Majalah Realestat usai dilantik.

Fokus kerja Nursyafri tersebut sejalan dengan janji dan visi misi yang telah dia sampaikan yakni melakukan optimalisasi peran REI dalam mendukung program strategis pemerintah, salah satunya Program Sejuta Rumah (PSR).

Kemudian, hal penting lain yang segera dilakukannya adalah melakukan konsolidasi ke dalam, penguatan di internal REI Riau. Menurut Nursyafri, usai pelaksanaan musda dirinya akan menghimpun kembali potensi-potensi organisasi yang terserak sehingga dapat saling bekerjasama memajukan REI di Bumi Lancang Kuning.

Nursyafri terpilih setelah mengantongi 88 suara peserta pemilik suara, dari total 166 suara yang memilih. Sedangkan kandidat lainnya, Sujono mengantongi 77 suara, dan 10 suara dianggap hangus karena pemilik suara tidak hadir. Sementara Alfian Bactiar dan Yendrizal masing-masing ditunjuk menjadi Sekretaris dan Bendahara DPD REI Riau periode 2017-2020.

“Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan yang diberikan anggota REI Riau. Insyaallah akan amanah, dan program-program kerja akan dilaksanakan sesuai arahan DPP REI,” ujar Nursyafri.

Sebelum pelaksanaan pemilihan, kedua kandidat telah melakukan penandatangan pakta integritas terkait dengan hasil pemilihan tersebut. Momen ini dilakukan pada acara Welcome Dinner, Selasa (17/10) malam yang turut disaksikan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata.

MELAYANI ANGGOTA
Dalam arahannya pasca pelantikan pengurus DPD REI Riau periode 2017-2020, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengucapkan selamat kepada Nursyafri Tanjung dan berharap dapat amanah termasuk menjaga budaya untuk selalu mengedepankan pelayanan kepada anggota tanpa memandang apakah dia pendukung atau bukan. Budaya itu pula yang dijalankan Eman, demikian dia akrab dipanggil, pasca terpilih sebagai Ketua Umum DPP REI periode 2016-2019.

“Ingatlah kita diberi amanah untuk melayani kepentingan anggota bukan justru minta dihormati. Ini butuh keikhlasan tingkat tinggi. Jadi politiknya harus sudah selesai setelah terpilih ketua, dan setelah itu berangkulan kembali untuk bekerjasama. Organisasi dan politik itu hanya alat saja, yang terpenting adalah bagaimana mengawal bisnis para pengembang supaya dapat bergerak dengan baik,” ujar Eman.

Dia merasa perlu mengingatkan hal itu karena melihat persaingan memperebutkan posisi “REIRiau 1” ini sangat ketat. Oleh karena diraih dengan proses yang berat, Eman berpesan kepada ketua terpilih untuk mengggunakan posisi tersebut untuk memperjuangkan kepentingan anggota. Selain itu, tetapkan menjaga kultur REI yakni menghargai senior dan menjaga kekompakan di REI Riau.

Dalam kesempatan itu, REI kembali menegaskan sikapnya untuk mendukung seluruh program pemerintah dan bersinergi berkarya bagi negara. Menurut Eman, REI sudah membuktikan diri ikut berperan dalam mengerakkan ekonomi negara melalui penyerapan tenaga kerja, kontribusi pajak yang besar dan menjadi lokomotif bagi bergeraknya lebih dari 170 sektor riil lainnya.

“Jadi peran REI ini sangat penting. Kami juga melakukan banyak tugas mulia buat bangsa, sehingga pemerintah harus mendukung juga program-program REI,” harap Eman. RIN