Kilas Berita

Permata Hijau Suites Bidik Pasar Profesional dan Eksekutif

Administrator | Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:38:42 WIB | dibaca: 50 pembaca

Foto: Istimewa

PT Palmerindo Properti, konsorsium pengembang Pulauintan Development, Terry Palmer Group dan Ateja Group yang sedang memasarkan proyek apartemen premium Permata Hijau Suites (PHS) membidik ceruk pasar pekerja muda profesional dan eksekutif mapan.

GM Marketing Permata Hijau Suites Ivonne Suwandi mengatakan PHS merupakan hunian eksklusif 36 lantai yang dikembangkan di lahan sekitar 9.000 meter persegi di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Ada dua menara yang akan dibangun yakni Ebony (320 unit) dan Ivory (329 unit) bersertifikat strata title.

Setiap lantai menara hanya terdiri dari 10 unit berukuran semigross mulai 40,86 (1BR), 60,29 (2BR), 91,69 (3BR) meter persegi. Setiap unit memiliki balkon pribadi dan ruang berlantai marmer serta AC terpasang. Penghuni dapat memanfaatkan 4 lantai basement maupun podium untuk kenyamanan parkir.

“PHS dipasarkan mulai Rp 1 miliar hingga Rp 2,7 miliaran sesuai varian unitnya, belum termasuk PPN dan dapat dicicil 30 kali pembayaran. ujar Ivonne. Permata Hijau Suites mengusung konsep ‘Living in Perfect Harmony’ bagi kenyamanan pemiliknya. Impressive Panoramic City View yang menyerupai garis langit kota Manhattan, New York merupakan nilai kejut PHS, ucap Ivonne.

Pemandangan dari jendela dan balkon dalam bentang 180 hingga 270 derajat. Dan, dikelilingi berbagai fasilitas kelas premium.

“Proses pembangunan PHS sesuai jadwal yang ditetapkan dan direncanakan serah terima unit secara bertahap mulai September 2019. Pasca serah terima, Property Management kami percayakan pada konsultan properti Internasional, Jones Lang LaSalle” ungkap Ivonne.

Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi telah merampungkan pemancangan seluruh tiang pondasi, dinding basement dan dilanjutkan penggalian empat lantai basement serta pekerjaan ground anchor. Akhir Februari lalu, pemasangan tower crane segera berdiri untuk proses pembangunan bangunan utama.

Komunitas penghuni adalah ekspat berkebangsaan Perancis, Italia, Australia, Inggris dan Jepang. Juga bergabung beberapa WNI yang tercatat sebagai ekspat di negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Dubai, Abu Dhabi, Belanda dan Jerman. TPW