TOPIK UTAMA

Soelaeman Soemawinata

Pimpin FIABCI Asia Pasifik

Administrator | Senin, 10 September 2018 - 11:58:08 WIB | dibaca: 82 pembaca

Majelis Umum International Real Estate Federation (FIABCI), organisasi industri real estat dan properti dunia yang berbasis di Perancis, telah memilih dan menetapkan Ketua Umum DPP Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata sebagai FIABCI Asia Pacific President atau Presiden FIABCI se-Asia Pasifik untuk periode 2018-2019.

Sidang Majelis Umum FIABCI yang dipimpin langsung oleh World President FIABCI 2017-2018 Farook Mahmood tersebut dilakukan di even pertemuan bisnis Global Real Estate Summit yang berlangsung di Royal Olympic Hotel Athena, Yunani, dari 8-10 Desember 2017.

Eman, demikian dia akrab dipanggil menjadi salah satu dari sedikit putra terbaik Indonesia di industri real estat yang berhasil menduduki posisi bergengsi tersebut. Sebelumnya, dua putra Indonesia yang pernah menoreh tintas emas di pentas dunia adalah Ir. Ciputra yang menjabat World President FIABCI dan almarhum Teguh Satria yang terpilih menjadi FIABCI Asia Pacific President periode 2011-2012.

Alumni Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut diharapkan mampu mengembangkan industri properti menuju panggung global, mendorong investasi masuk ke Indonesia, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para senior REI, pengurus pusat dan pengurus daerah REI, serta seluruh anggota REI yang telah mendukung dan mendoakan saya sehingga terpilih memimpin FIABCI Asia Pasifik demi mengembalikan kejayaan Indonesia di pentas dunia khususnya di industri real estat,” ungkap Eman kepada Majalah RealEstat pasca terpilih di Athena, Minggu 10 Desember 2017.

FIABCI Asia Pasifik meliputi Australia, India, Indonesia, Jepang, Korea, Macau, Malaysia, Philipina, Singapura, Taiwan dan Thailand.

Selain memilih Eman sebagai FIABCI Asia Pacific President periode 2018-2019, sidang Majelis Umum FIABCI juga memilih dan menetapkan Sekretaris Jenderal DPP REI Totok Lusida sebagai Vice President of World FIABCI Developers Council periode 2018-2020, serta Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Luar Negeri Rusmin Lawin sebagai World FIABCI Board Member periode 2018-2019.

“Ini merupakan capaian yang membanggakan bagi Indonesia khususnya bagi REI karena telah dipercaya menduduki beberapa posisi penting untuk mengurusi federasi real estat dunia tersebut,” ungkap Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Luar Negeri, Rusmin Lawin kepada Majalah RealEstat, baru-baru ini.

Program Baru
Ke depan, ungkap Rusmin, REI akan mengembangkan program terbaru di Indonesia yakni Cities Prosperity Initiative yang merupakan kerjasama antara FIABCI dan UN Habitat dengan tujuan mendorong kota-kota di negara berkembang agar memiliki hunian yang terjangkau, layak huni dan ramah lingkungan.

“Nantinya, REI akan menyeleksi kota-kota di Indonesia untuk diikutkan dalam program tersebut pada World Urban Forum 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Februari 2018,” ungkap Rusmin.

Menurut dia, FIABCI memiliki status spesial consultative terhadap PBB dengan pengertian bahwa FIABCI memiliki fungsi advisory, policy dan charity initiatives.

FIABCI memberikan masuk kepada PBB terutama kepada ECOSOC (Economy and Social Council) tentang kebijakan pembangunan yang berkesinambungan termasuk regulasi poperti di setiap negara yang berbeda supaya dilakukan harmonisasi dalam berbagai aspek antara lain berkaitan dengan perlindungan konsumen dan konsep pembangunan ramah lingkungan.

FIABCI juga mempunyai Charity Initiatives yakni program sosial seperti bantuan pengadaan rumah bagi warga miskin dan korban bencana, dengan bekerjasama dengan UN Habitat, ungkap Rusmin Lawin yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal FIABCI Asia Pacific Regional Secretariat dan Ketua Kehormatan DPD REI Sumatra Utara. REI sudah berencana menyiapkan pilot project dengan UN Habitat untuk program charity tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan mengundang pakar pembangunan perumahan dari Brazil, Joao Crestana untuk berbagi kiat dan rumus yang jitu dalam mengejar ketertinggalan pembangunan perumahan rakyat di Indonesia yang sudah mencapai 14 juta unit rumah,” ungkap Rusmin. RIN