Berita

Presiden Akan Buka Pertemuan FIABCI Dunia di Bali

Administrator | Jumat, 27 Juli 2018 - 10:34:30 WIB | dibaca: 44 pembaca

Foto: Istimewa

JAKARTA-Indonesia akan menjadi tuan rumah FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit 2018 sesuai keputusan Kongres Federasi Real Estat dunia atau World Congress FIABCI ke-69 yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab dari 28 April hingga 1 Mei 2018.

Ajang bisnis kelas dunia yang diperkirakan dihadiri sekitar 1.500 peserta ini akan berlangsung di Bali, dari 7-10 Desember 2018.

Di agenda tersebut, FIABCI Indonesia/REI akan mengusung dua tema menarik yakni “Affordable Housing and Sustainable Tourism Development”. Dua isu sentral yang sedang mengemuka di dunia khususnya negara-negara ketiga dan juga menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata mengungkapkan FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit adalah perhelatan khusus yang diadakan setiap bulan desember dan biasanya hanya diadakan di benua Eropa selama 68 tahun terakhir.

"Dan tahun ini luar biasa untuk pertama kalinya akan digelar di kawasan Asia Pasifik, dan itu di Bali Indonesia. Akan banyak kegiatan, dan kebetulan akan diadakan bersamaan dengan Rakernas REI," ungkap Presiden FIABCI Asia Pasifik, Soelaeman Soemawinata yang juga Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) kepada wartawan pada acara buka puasa bersama media di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Dia meyakini kegiatan tersebut akan sangat berarti bagi Indonesia yang sedang mengelorakan penyediaan hunian layak terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui Program Sejuta Rumah, serta mendorong pengembangan sektor pariwisata yang ditargetkan menjadi penyumbang terbesar devisa negara setelah industri kelapa sawit (CPO) sekaligus sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar.

Sekitar 1.200-1.500 orang pelaku usaha real estat dan industri pendukungnya diperkirakan akan hadir di FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit 2018, dimana lebih dari separuhnya merupakan investor asing dari berbagai negara.

"Kami tentu mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah, dimana kami sudah mengajukan surat kepada Presiden Joko Widodo untuk berkenan hadir dan membuka kegiatan tersebut, juga sudah berkoordinasi dengan menteri-menteri terkait di bidang perumahan rakyat, pariwisata dan sekretariat negara," ungkap Eman.

Dikatakan, FIABCI Indonesia sudah setahun terakhir ini di berbagai forum FIABCI selalu berbicara dan mengangkat isu tentang rumah rakyat. Selalu disampaikan bahwa Indonesia dalam tiga tahun berturut-turut berhasil mencapai kinerja penyediaan rumah rakyat dengan target satu juta unit setiap tahun dengan realisasi lebih dari 800 ribu unit setiap tahunnya.

Sumber: bisnis.com