Kilas Berita

REA 2018 Gunakan Teknologi Biometric Neuromarketing

Administrator | Kamis, 10 Januari 2019 - 14:51:14 WIB | dibaca: 75 pembaca

Foto: Istimewa

Tren pencarian properti terus membentuk pola baru. Bukan lagi asal memiliki hunian, konsumen, terutama milenial berusaha mencari tempat tinggal yang sesuai dengan kebutuhannya. Pun dengan para investor yang mencari properti investasi yang sesuai dengan perhitungan untung ruginya.

Meski demikian, neuroscience dan behavioralscience menemukan fakta bahwa kebanyakan manusia mengambil keputusan pembelian secara irrational dengan bantuan subconscious mind. Ada banyak hal yang di luar dugaan sebelumnya, ternyata menjadi pertimbangan konsumen saat menentukan properti pilihannya.

Psikolog Daniel Kahneman dan Richard Thaler pun didaulat sebagai pemenang Nobel ekonomi karena temuan ini. Ada pula nama-nama seperti Martin Lindstorm yang juga memulai penelitian jutaan dolar dengan teknologi biometric untuk memecahkan misteri keputusan pembelian konsumen.

Dalam dunia properti, biometric research memungkinkan developer mengerti konsumen secara subconscious dan menyediakan produk yang sesuai kebutuhan pasarnya.

Real Estate Awards 2018
Memasuki kuartal II-2018, Rumah123 membuat terobosan dengan mengadakan Rumah123.com Real Estate Awards (REA) 2018. Penghargaan ini merupakan gabungan Consumer Choice Awards dan Property Agent Awards yang digelar di tahun-tahun sebelumnya.

Pada kesempatan ini, Rumah123 juga memperkenalkan teknologi biometric neuromarketing yang untuk pertama kalinya digunakan dalam industri properti di Indonesia. Teknologi ini memanfaatkan teknologi eye-tracking, sebuah proses mengukur gerakan mata untuk menentukan letak dan jenis informasi yang dilihat seseorang, urutan informasi, dan berapa lama pandangan mereka berada di tempat tertentu.

Menggunakan algoritma canggih, teknologi ini memungkinkan penggunanya mengukur posisi mata dan menentukan dengan tepat di mana fokusnya. Teknologi eye-tracking dapat menghasilkan insight dan perspektif baru mengenai perilaku konsumen yang tidak dapat diberikan oleh berbagai metode riset konvensional lain seperti survei, interview, bahkan FGD.

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung menjelaskan penggunaan teknologi biometric ini mampu menjawab dengan lebih akurat terkait ‘misteri’ bagaimana pengambilan keputusan pembelian dilakukan. Lebih dari itu, teknologi ini tentu juga memperkuat kredibilitas awards sebagai penghargaan yang bebas kepentingan dan objektif. (Rinaldi)