SEPUTAR DAERAH

REI Kalimantan Timur Tawarkan Kemitraan dengan Pemda

Administrator | Jumat, 24 November 2017 - 14:53:20 WIB | dibaca: 224 pembaca

Pengembang dan pemerintah harus menjalin kemitraan yang harmonis serta saling mendukung dalam upaya pelaksanaan program pengadaan perumahan bagi masyarakat. Kerjasama ini bertujuan menyikapi perlambatan yang terjadi pada sektor-sektor perekonomian nasional yang berimbas terhadap perekonomian domestik.

“Untuk menyikapi semakin lambatnya sektor pertumbuhan ekonomi maka dibutuhkan kebersamaan antara penggerak sektor riil, khususnya dibidang properti bersama pemerintah,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Kalimantan Timur Arief Rahman Hasyim pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI Kaltim Tahun 2017 di Samarinda, akhir Mei lalu.

Lesunya pasar properti di wilayah Kaltim, kata Arief, ikut dipengaruhi oleh situasi pasar seperti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Selain itu, penurunan penjualan properti ikut dipengaruhi sejumlah aspek seperti makin mahalnya harga tanah dan lambannya pemerintah dalam mengaplikasikan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Problem utama properti adalah ketersediaan modal kontruksi dan kredit pemilikan rumah (KPR). Sikap prudent perbankan disisi penyediaan modal konstruksi dan KPR harus diimbangi dengan langkah-langkah efisiensi oleh pengembang,” jelas Arief.

Dia memberi contoh a kebijakan Bank Indonesia tentang LTV (Loan to Value ) yang mewajibkan konsumen terkait pembayaran uang muka KPR rumah pertama sebesar 30%, KPR rumah kedua 40%, ketiga dan seterusnya sebesar 50%. Semakin ketatnya kebijakan tersebut, ungkap Arief, semakin mempersulit investor untuk berinvestasi di sektor properti.

LAHIRNYA REI KALTARA

Ada yang istimewa dalam pelaksanaan Rakerda REI Kaltim 2017, yakni lahirnya Dewan Pengurus Daerah REI Kalimantan Utara (Kaltara). “Puji syukur bahwa amanat Musyawarah Daerah (Musda) kami terdahulu dapat terealisasi pada hari ini dengan terbentuknya DPD REI Kaltara. Saya ucapkan selamat kepada DPD REI Kaltara yang telah terbentuk pada hari yang bersejarah ini,” kata Arief.

Sesuai ketentuan organisasi, pembentukan DPD REI Kaltara diawali melalui Rapat Konsultasi yang difasilitasi oleh Dewan Pengurus Pusat REI yang dipimpin langsung Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Organisasi, Djoko Slamet Oetomo.

Pembentukan DPD REI ke-35 ini disahkan melalui Surat Keputusan DPP REI Nomor 025/Kpts/DPP-REI/V/2017 sekaligus menandai Abdul Khoir dan Maday Suyudana sebagai Ketua dan Sekretaris DPD REI Kaltara masa bakti 2017 – 2020. BRN