Internasional

REI Perkuat Kerjasama Investasi dengan Pengembang Jepang

Administrator | Rabu, 05 September 2018 - 15:08:05 WIB | dibaca: 122 pembaca

Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) sebagai asosiasi developer tertua dan terbesar di Indonesia ingin memainkan peran penting dalam mendorong peningkatan investasi asing di industri properti, dengan pola sinergi yang saling menguntungkan. Salah satunya dengan pengembang Jepang.

Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Hubungan Luar Negeri, Rusmin Lawin selama sepekan melakukan lawatan ke Ibukota Negeri Sakura Tokyo, tepatnya pada 9 – 16 November 2017. Kunjungan tersebut untuk melakukan lobi lobi ke Kementerian MLIT (Ministry of Land , Infrastructure, Transportation and Tourism) dan beberapa institusi pembangunan dan investasi dan keuangan seperti JCODE (Japan Conference on Overseas Development of Eco Cities), JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development), JUDANREN (Japan Federation of Housing Organisations) dan Sekisui Hem Group.

Kunjungan REI ini sekaligus memenuhi undangan dari JUDANREN yang menggelar International Housing Association (IHA) Conference 2017 yang diikuti oleh 12 negara anggota dengan JUDANREN sebagai tuan rumah pada 9-11 November 2017.

IHA adalah asosiasi pengembang dunia yang berperan sebagai platform bagi pengembang di seluruh dunia dalam rangka melakukan pertukaran pengetahuan dan pengalaman, pengenalan teknologi terkini dan pencarian solusi untuk mengatasi isu-isu pembangunan perumahan secara umum termasuk solusi pembangunan dan pembiayaan rumah murah.

Konferensi yang berlangsung di Keidanren Kaikan, Tokyo ini dihadiri oleh beberapa pimpinan asosiasi pengembang dari berbagai negara yakni Australia, Kanada Indonesia, Jepang, Malaysia, Myanmar, Nigeria, Norwegia, Taiwan, Thailand, South Africa dan Amerika Serikat.

Selama di Tokyo, Rusmin Lawin berkesempatan melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri MLIT Keiichi Ishii yang didampingi oleh Presiden Japan Federation of Housing Organisations (JUDANREN) Isami Wada dengan agenda utama menyampaikan perkembangan terkini tentang investasi perusahaan Jepang dalam pembangunan proyek real estat di Indonesia, sekaligus melakukan lobi agar Menteri Keiichi Ishii terus mendukung upaya peningkatan investasi ke Tanah Air.

“Terutama investasi di sejumlah program strategis nasional seperti Program Sejuta Rumah (PSR) yang difokuskan pada pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), smart city, serta pengembangan perumahan di perkotaan yang berbasis eco-green,” ungkap Rusmin di Jakarta, baru-baru ini.

Di kesempatan itu, Rusmin Lawin juga memperkenalkan Program Pengembangan 10 Bali Baru sebagai program unggulan Pemerintahan Presiden Jokowi di bidang pariwisata, khususnya pengembangan Kawasan Danau toba di Sumatera Utara.

Lobi lainnya dilakukan terhadap beberapa institusi pembangunan dan investasi penting yakni mengunjungi kantor pusat JCODE (Japan Conference on Overseas Development of Eco Cities) di kawasan Nihonbashi dan diterima langsung oleh CEO JCODE Teruaki Watanabe dan jajaran direksinya.

JCODE adalah suatu badan yang dibentuk oleh pemerintah dan swasta Jepang dalam mengembangkan platform pengembang pembangunan di perkotaan dengan berbasis eco-friendly dan self-sustainable serta menggunakan teknologi yang ramah lingkungan di Jepang dan manca negara.

Jajaki Pembangunan
Di dalam rapat tersebut, CEO Teruaki Watanabe menyatakan keinginan pihaknya untuk menjajaki pembangunan pilot project JCODE di Indonesia yang akan dimulai dari Jabodetabek. JCODE beranggotakan para korporasi raksasa pengembang Jepang yang ingin ekspansi ke mancanegara.

Di kantor pusat JOIN (Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development) di kawasan Marunouchi , Rusmin Lawin diterima oleh Senior Project Director Tsuyoshi Kurokawa dan jajaran manajemennya.

Dalam diskusi tersebut Kurokawa menyampaikan bahwa JOIN memang sudah memiliki beberapa proyek strategis di beberapa negara ASEAN termasuk Indonesia seperti proyek mixed-use di BSD City, cold storage di Jabodetabek, Jakarta Garden City dan pembangunan proyek mixed-use di Jakarta Timur bersama Daiwa House Group. Tsuyoshi Kurokawa menyatakan keinginan pihaknya untuk bekerjasama dengan REI dalam melakukan ekspansi di Indonesia.

“JOIN beranggotakan para pengembang dan institusi keuangan yang ingin bekerja sama dengan Kementerian MLIT dalam melakukan ekspansi ke mancanegara. Jadi ini tepat sekali untuk digandeng oleh REI,” ujar Rusmin Lawin. Ini adalah lawatan ketiga Rusmin Lawin ke Tokyo sejak tahun lalu dan REI selalu menggandeng BKPM Tokyo yang dipimpin oleh Saribua Siahaan dalam melakukan promosi invetasi ke korporasi Jepang. RIN