TOPIK KHUSUS

REI Siap Bantu Pemerintah Sinergikan Properti & Pariwisata

Administrator | Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:08:57 WIB | dibaca: 33 pembaca

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) siap mendukung seluruh program pemerintah, tidak hanya di bidang perumahan, namun juga sektor-sektor lain seperti pengembangan kota baru, kawasan ekonomi khusus termasuk kawasan pariwisata.

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan pengembang yang tergabung di dalam REI tidak hanya identik dengan membangun saja tetapi juga mengembangkan sesuatu yang belum ada menjadi ada. Menurut dia, membangun dengan mengembangkan itu dua hal yang berbeda.

“Kurang tepat kalau pengembang dibilang hanya membangun dan mencari keuntungan. Kenyataannya ada value added (nilai tambah) yang kami ciptakan. Baik untuk perekonomian, pajak, investasi baru, sosial, dan juga lingkungan,” ungkap pria yang akrab dipanggil Eman tersebut kepada Majalah RealEstat di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, pengembangan yang dilakukan oleh REI beserta anggotanya juga tidak melulu perumahan, namun ada pula non-perumahan. Perumahan, setidaknya terbagi menjadi empat jenis, horizontal subsidi dan non-subsidi, serta vertikal subsidi dan non-subsidi.

Sedangkan untuk pembangunan non-perumahan REI membangun dan menciptakan kota baru, kawasan pariwisata, kawasan industri, pusat perbelanjaan atau mall, hotel, dan juga perkantoran.

“Sebagai organisasi, saya kira REI ini adalah organisasi dengan scoop pekerjaan yang paling besar. Dari 4.500 anggota REI di seluruh Indonesia, sebanyak 3.500 bergerak dalam pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kemudian 1.200 membangun perumahan non-subsidi dan sisanya bermacam-macam,” ungkap Eman.

Dengan cakupan yang luas tersebut, kata Eman, pemerintah dapat memerankan REI di garda terdepan untuk membantu program pemerintah di segala bidang pengembangan sesuai kompetensi yang dimiliki masing-masing anggota. Asosiasi yang tertua dan terbesar di Indonesia itu, juga siap digerakkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat termasuk di daerah.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kini sedang berkemas membangun sektor pariwisatanya, REI membuktikan dukungan nyata dengan menggelar puncak perayaan HUT REI ke-46 di Bumi Serumpun Sebalai tersebut. Tema yang diangkat adalah “Sinergi Properti dan Pariwisata dalam Mengembangkan Ekonomi Daerah” . Eman menegaskan dukungan penuh REI terhadap pembentukan dua kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bangka yakni di Pantai Timur Sungailiat dan Tanjung Gunung. Dia pun mengajak seluruh pengembang anggota REI untuk nantinya masuk berinvestasi ke KEK-KEK yang ada di Bangka Belitung sehingga sinergi properti dan sektor pariwisata dapat terwujud.

“Ada lebih dari 1.000 orang yang akan datang ke Babel. Ini semua adalah potensi besar yang dapat digerakkan oleh Pemprov Babel untuk membantu sektor pariwisata mereka,” kata Eman yang juga Presiden FIABCI Asia Pasifik untuk periode 2018-2019.

Seperti diketahui, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung tengah menyiapkan dua KEK baru di Bangka yakni KEK Tanjung Gunung di Kabupaten Bangka Selatan dan KEK Pantai Timur Sungailiat di Kabupaten Bangka. Pengembangan dua KEK ini diharapkan mendorong lebih cepat pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.

Saat ini, Pemprov Babel telah mengajukan kedua KEK tersebut ke Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pariwisata dan Dewan KEK Nasional. Ditargetkan kedua KEK di Bangka ini dapat terealisasi pada tahun ini juga karena proses pembebasan lahan telah selesai.

Dia mengharapkan perayaan ulang tahun REI yang ke-46 bisa menjadi sarana untuk menyatukan semangat, pemikiran dan langkah dalam meningkatkan kerja keras dan semangat kebersamaan diantara sesama anggota REI dan semua mitra strategis. (Teti Purwanti)