SEPUTAR DAERAH

Dipimpin Musafir Muhaemin

REI Sulteng Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah

Administrator | Kamis, 24 Mei 2018 - 14:41:43 WIB | dibaca: 32 pembaca

Suksesi internal di Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Tengah berakhir sudah. Lewat proses pemilihan yang demokratis dalam Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulawesi Tengah ke-VIII di Hotel Best Western Palu, akhirnya terpilih Musafir Muhaemin sebagai Ketua DPD REI Sulawesi Tengah periode 2017-2020.

Musafir terpilih dalam proses voting dengan mendapatkan 67 suara, sedangkan rivalnya Gufran Ahmad meraih 12 suara. Satu kandidat lain yakni Nizar Rahmatu, menyatakan mundur dalam proses pemilihan Ketua DPD REI Sulteng sebelum proses voting berlangsung.

Musafir Muhaemin adalah Sekretaris REI Sulteng selama dua periode. Dia juga direktur di dua perusahaan pengembang yakni PT Apinindo Cipta Sejati dan PT Griya Garuda Indah. Berbekal pengalaman panjang di REI Sulteng, Musafir langsung tanggap dengan berbagai persoalan yang dihadapi pengembang anggota REI di daerah tersebut.

“REI Sulteng siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota terutama di bidang perumahan,” kata Musafir di hadapan anggotanya usai terpilih, Rabu (25/10).

Musafir juga merangkul semua pengembang, baik perseorangan atau pun yang belum terdaftar di REI untuk bergabung dan bersinergi memajukan industri properti di daerah tersebut. Ini sejalan dengan visinya menjadi REI sebagai wadah pengembang yang lebih bermartabat, bermanfaat dan bersahabat sehingga dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi di Sulawesi Tengah.

Musda kali ini mengambil tema “Optimalisasi Peran REI Sulteng Bersama Pemda dalam Mempercepat Pembangunan Sejuta Rumah”.

Menariknya, baru pada Musda ke-VIII ini kandidat calon Ketua REI Sulteng ada tiga. Di musda sebelumnya pemilihan dilakukan secara aklamasi, tanpa ada penyampaian visi dan misi. 

Dari sisi jumlah peserta musda juga terjadi peningkatan. Bila pada musda tahun 2014 hanya diikuti 35 perusahaan sebagai pemilik hak suara. Tapi di musda tahun ini meningkat menjadi 85 perusahaan. Hal ini sekaligus menunjukkan peningkatan pelaku usaha properti di daerah tersebut.

BINA KEKOMPAKAN
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) REI Soelaeman Soemawinata mengharapkan Ketua DPD REI Sulteng terpilih untuk tetap membina kekompakan organisasi di daerah tersebut.

Menurut dia, suksesi kepengurusan merupakan dinamika rutin yang biasa terjadi di semua organisasi. Sebagai Ketua Umum REI, menurut Eman, dirinya tidak akan ikut campur karena anggota REI di setiap daerah paling mengetahui siapa calon ketua yang paling sesuai keinginan mereka.

“Saya hanya perlu mengingatkan bahwa kultur di REI sudah jelas hanya ada dua, yakni harus menghormati senior dan harus membina kekompakan sesama anggota,” tegas Eman, demikian dia akrab dipanggil.

Selain itu, kultur di REI berbeda karena menjadi ketua umum atau ketua tidak mendapatkan fasilitas istimewa, apalagi memperoleh proyek dari pemerintah. Sehingga menjadi ketua umum atau ketua di REI adalah untuk melayani anggota. Oleh karena itu, yang dibutuhkan adalah pemimpin yang memiliki keikhlasan.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Longki Djanggola dalam amanatnya saat membuka Musda ke-VIII REI Sulteng meminta anggota REI untuk berperan lebih maksimal, dalam pembangunan di daerah.

“Terutama mengembangkan pembangunan permukiman bagi pemenuhan kebutuhan rumah yang dapat dijangkau oleh masyarakat, menuju terwujudnya pembangunan sejuta rumah,” kata Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten Gubernur Sulteng bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Dr Elim Somba. 

Dia mengharapkan REI Sulteng dapat terus bekerjasama dengan Pemprov untuk terus menjaga iklim usaha yang sudah baik dan sehat terutama di bidang permukiman dan perumahan. RIN