TOPIK UTAMA

Puncak HUT REI KE-47 di Kota Pahlawan

Tetap Jadi Garda Terdepan Bangun Sejuta Rumah

Administrator | Rabu, 12 Juni 2019 - 14:37:38 WIB | dibaca: 83 pembaca

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) ke-47 tahun 2019 dirayakan di Surabaya dan malang dari 24- 25 Maret 2019. Di Kota Pahlawan, REI meneguhkan kembali tekad dan loyalitasnya menjadi garda terdepan mengawal Program Sejuta Rumah (PSR).

Diperkirakan sekitar 700 hingga 1.000 orang yang merupakan anggota REI beserta keluarga dan undangan lainnya akan berkumpul di Kota Pahlawan untuk memperingati hari jadi asosiasi perusahaan properti tertua dan terbesar di Tanah Air tersebut.

REI didirikan di Jakarta pada 11 Februari 1972, dan saat ini sudah memiliki anggota mencapai 5.200 perusahaan pengembang yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kiprahnya tidak hanya membangun perumahan, namun juga berbagai sektor properti seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, perhotelan, kawasan industri, kawasan pariwisata, pusat komersial dan bisnis, serta pengembangan kota baru.

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata mengatakan saat dibentuk oleh para pendiri dan senior pada 11 Februari 1972, keberadaan REI dimaksudkan untuk menghimpun dan mempersatukan seluruh potensi pengembang nasional untuk saling membantu sesama anggota tanpa memandang mereka berasal dari pengembang besar, menengah maupun kecil.

Dari masa ke masa, ungkap dia, REI senantiasa hadir untuk mewarnai pembangunan bangsa melalui kreasi berbagai proyek properti di seluruh pelosok nusantara termasuk pembangunan rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia.

“Tahun lalu saja, kontribusi REI mencapai sekitar 40 persen dari total realisasi Program Sejuta Rumah (PSR) yang dicanangkan pemerintah,” ungkap Eman, demikian dia akrab dipanggil, kepada wartawan di Surabaya, Minggu (24/3/2019).

Sedangkan tahun ini, REI menargetkan pembangunan sekitar 430.000 unit rumah yang terdiri dari 230.000 unit rumah bersubsidi dan 200.000 unit rumah komersial bawah dengan kisaran harga Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per unit guna memastikan pencapaian target Program Sejuta Rumah.

Lebih lanjut, Eman menyampaikan bahwa HUT REI ke-47 tahun ini sangat spesial karena diselenggarakan di Kota Pahlawan yang dikenang sepanjang masa dengan semangat heroik Arek-Arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa dari serangan kolonial yang ingin kembali menjajah Indonesia.

“Kami berharap, dengan diselenggarakannya HUT REI ke-47 di Kota Surabaya, spirit patriotisme dan nasionalisme para pejuang di masa lalu bisa mengnspirasi kita semua anggota REI untuk menjadi pahlawan-pahlawan pembangunan rumah bagi rakyat Indonesia,” ujar pria yang juga menjabat Presiden Federasi Realestat Dunia (FIABCI) Regional Asia-Pasifik tersebut.

Pun demikian dengan semangat kepahlawanan para pendiri dan senior REI yang telah menunjukkan dedikasi dan pengorbanan yang tinggi untuk organisasi, bangsa, dan negara di bidang perumahan dan permukiman. Ke depan, REI akan terus memposisikan diri sebagai mitra penting pemerintah yang siap bahu-membahu sebagai Garda Terdepan Membangun Rumah Rakyat.

Di dalam kesempatan itu, Eman menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota REI khususnya kepanitiaan di pusat dan DPD REI Jawa Timur yang sudah bekerja keras meluangkan waktunya ditengah kesibukan masing-masing untuk memastikan peringatan puncak HUT REI ke-47 berjalan sukses dan lancar.

Dia berpesan supaya kegiatan ini dapat terus memperkokoh silaturahmi dan kekompakan REI yang masih terjaga hingga saat ini.

Menjaga Kekompakan
Ketua Penyelenggara HUT REI ke-47 tahun 2019, Paulus Totok Lusida mengungkapkan bahwa peringatan tahun ini memilih tema “Kebersamaan dan Profesionalisme dalam Mewujudkan REI sebagai Garda Terdepan Membangun Rumah Rakyat”.

“Kami bersama-sama ingin mengukuhkan kembali komitmen REI sebagai garda paling depan dalam mendukung pembangunan rumah rakyat khusus masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas dia.

Ulang tahun REI tahun ini, tambah Totok, sangat berkesan karena di tengah situasi politik yang panas jelang Pileg dan Pilpres pada 17 April mendatang, nyatanya keluarga besar REI bisa tetap berkumpul bersama dengan suasana yang hangat.

Kondisi itu sekaligus menjadi bukti kecintaan seluruh anggota REI terhadap organisasinya. Apalagi, diakuinya, dengan waktu persiapan yang relatif sempit, kegiatan HUT REI ke-47 tahun ini dapat berjalan dengan sukses.

“Kekompakkan dan kebersamaan antar anggota adalah prasyarat mencapai kesuksesan. Seperti kata pepatah If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together. Jika kamu mau cepat, jalanlah sendiri. Tapi jika kamu mau pergi jauh, pergilah bersama-sama. Jadi, ayo berpegangan tangan sehingga REI ini bisa melangkah lebih jauh lagi,” ungkap Totok yang juga Sekretaris Jenderal DPP REI.

Gala dinner puncak peringatan HUT ke-47 diadakan di Driving Range Ciputra Golf Club Surabaya yang dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang - Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) Sofyan Djalil, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, dan direksi– direksi bank mitra REI.

Serta dimeriahkan penampilan grub band legendaris, Padi Reborn yang membuat suasana perayaan semakin seru dan semarak.

Dalam rangkaian perayaan HUT REI ke-47 tersebut juga digelar sejumlah kegiatan dari mulai rapat konsultasi DPP REI dengan DPD REI se-Indonesia, peninjauan underpass Jalan Mayjen Sungkono Surabaya yang dibangun pengembang anggota REI, penyerahan bantuan sarana sanitasi untuk 47 pesantren di Jatim, penyelenggaraan golf tournament REI 2019, serta city tour ke Batu, Malang, yang diikuti seluruh keluarga besar REI. (Rinaldi)