SEPUTAR DAERAH

RAKERDA REI SULTRA 2019

Tingkatkan Kapasitas SDM Pengembang di Bumi Anoa

Administrator | Kamis, 27 Juni 2019 - 13:57:10 WIB | dibaca: 26 pembaca

Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Tenggara menggelar tiga kegiatan sekaligus. Ketiga agenda yang digelar secara paralel yakni rapat kerja daerah (Rakerda) REI Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2019, dirangkai dengan pembukaan REI Mega Expo Tahun 2019, dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk mencetak developer tangguh.

"Ketiga agenda kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia anggota REI Sultra. Kami berharap dengan peningkatan kapasitas tersebut dapat menumbuhkan kompetensi serta meningkatkan kinerja perusahaan anggota REI sehingga iklim usaha properti di wilayah ini ikut membaik,” ucap Ketua REI Sultra, Iwan Setiyawan, saat Pembukaan Rakerda REI Sultra Tahun 2019, di Swiss-belhotel Kendari, Sabtu (9/3/2019).

Kontribusi REI dalam menggerakkan roda perekonomian di provinsi berjuluk “Bumi Anoa” itu sudah tidak diragukan lagi. “Tahun lalu saja anggota REI Sultra berhasil mengembangkan tidak kurang dari 3.500 unit rumah atau setara Rp 500 miliar. Capaian rekan-rekan pengembang ini tentunya ikut menggairahkan ekonomi setempat,” kata Iwan.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Djoko Slamet Utomo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Rakerda REI Sultra tahun 2019. “Meskipun rakerda adalah amanat AD/ART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga), namun tidak banyak DPD yang menyelenggarakan. Tahun ini baru dua DPD REI yang menggelar kegiatan rakerda. Dan luar biasanya, REI Sultra adalah salah satu yang tertib melaksanakan amanat organisasi setelah menggelar musyawarah daerah,” tutur DSU, sapaan karibnya.

Menurut dia, melalui kegiatan ini setiap anggota bisa berperan aktif guna urun rembuk mencari solusi atas beragam permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan perumahan di wilayah masing-masing. “Dengan peran aktif anda semua untuk memberi masukan, maka organisasi ini dapat berkiprah sesuai fungsinya untuk memastikan memajukan bisnis anggotanya. Jadikanlah kegiatan ini sebagai ajang konsolidasi agar kinerja organisasi menjadi semakin baik di masa mendatang. Apabila organisasi ini semakin baik, tentunya akan menguntungkan secara bisnis bagi anggotanya,” ucapnya.

Transaksi Mega Expo
REI Mega Expo 2019 diselenggarakan mengiringi kegiatan Rakerda REI Sultra Tahun 2019 dan bertempat di Lapangan Tengah Eks MTQ, Kota Kendari.

“Kami berharap REI Mega Expo ini bisa menggugah pertumbuhan iklim usaha properti di Sultra. Seperti kita ketahui, selama beberapa tahun belakangan kegiatan pameran perumahan di provinsi ini terbilang vakum,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, saat membuka REI Mega Expo 2019.

Gelaran yang berlangsung mulai 9–17 Maret 2019 itu diikuti tidak kurang 30 developer anggota REI Sultra yang menawarkan hunian bersubsidi dan rumah komersial di sejumlah lokasi. Didukung oleh seluruh lembaga perbankan mitra kerja REI Sultra, ajang ini cukup sukses menyedot minat calon konsumen. Tidak hanya itu, sejumlah bank penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, dan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) yang bertugas melayani pelayanan izin-izin terkait juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Dari total target 500 unit rumah, pameran ini berhasil mencetak transaksi sebanyak 250 unit rumah atau setara Rp 35 miliar, dan tersebar di 11 lokasi. Perolehan ini termasuk luar biasa mengingat persiapannya memang kurang optimal,” imbuh Ketua DPD REI Sultra, Iwan Setiyawan, seraya menambahkan bahwa dia berharap gelaran ini dapat diadakan setidaknya tiga kali dalam setahun.

Erlis menambahkan, pelaku usaha pembangunan perumahan diharapkan memenuhi setiap ketentuan yang telah ditetapkan. Termasuk di dalamnya, aspek perizinan, penyediaan fasilitas umum dan fasilitas sosial, dan properti berwawasan lingkungan. “Kami berharap pengembang berkomitmen untuk mematuhi KRK (ketetapan rencana kota) dalam proses perizinan sebagai dasar dalam pengembangan proyek properti. Hal ini penting agar proyek perumahan yang dikembangkan tidak terkendala,” ujarnya.

Peroleh Ilmu Baru
Selain Rakerda dan REI Mega Expo, DPD REI Sultra juga menggelar kegiatan pelatihan bagi 120 peserta anggota REI Sultra. Kegiatan bertajuk; Pelatihan menjadi Developer yang Tangguh, ‘Pembangunan Perumahan Layak Huni’, ini diprakarsai Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) DPP REI bekerjasama dengan DPD REI Sultra dan didukung sepenuhnya oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

“Kegiatan ini sangat penting dan harus sering dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan keunggulan pelaku usaha properti. Kami tentunya mengapresiasi dan sangat mendukung agenda diklat semacam ini,” ucap Kepala Cabang Bank BTN Kendari, Erik Budi Setiawan.

Pendapat senada disampaikan salah satu peserta pelatihan dari PT. Sultra Duta Property, Kiky Maya. Dia menyebut, materi yang diterima dari kegiatan pelatihan ini benar-benar sangat bermanfaat. Mulai dari proses pemilihan, persiapan dan pematangan lahan, prosedur dan skema persiapan konstruksi, hingga strategi pemasaran properti. “Saya selama ini menjalankan usaha properti secara autodidak. Mudahmudahan ilmu yang saya terima ini bisa diaplikasikan untuk mendukung pengembangan proyek kami di masa mendatang,” ucap Kiky Maya.

Kepala Badan Diklat DPP REI, MR Priyanto mengajak DPD REI untuk pro aktif menjadwalkan penyelenggaraan pelatihan dan tidak terbatas hanya materi dasar-dasar bagi pengembang pemula. “Silahkan apabila ingin meng-ajukan materi pelatihan yang lebih mendalam. Misalnya terkait perpajakan, atau manajemen perusahaan apabila diperlukan. Saya apresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini,” tutup dia. (Oki Baren)