Berita

TOD Jangan Sekadar Gimmick

Administrator | Jumat, 27 Juli 2018 - 14:07:27 WIB | dibaca: 38 pembaca

Foto: Istimewa

PERKEMBANGAN proyek transportasi massal, terutama di DKI Jakarta dan sekitarnya, membuat banyak pengembang mulai menyematkan proyek propertinya dengan konsep transit oriented development (TOD). 

Hal itu wajar saja, tapi jangan sampai hanya gim mick untuk menarik konsumen. Kawasan hunian berbasis TOD atau konsep pengembangan properti yang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik semakin menjadi primadona di industri properti. Hal itu tak terlepas dari maraknya pembangunan infrastruktur dan sistem transportasi massal yang semakin memudahkan mobilisasi masyarakat. 

Pembangunan sistem terpadu ini diharapkan mampu mengubah kehidupan masyarakat, yang selama ini menggunakan kendaraan pribadi, beralih naik transportasi umum. Dampaknya, belakangan banyak pengembang properti yang mulai membangun proyek hunian dengan konsep TOD yang terintegrasi dengan akses ke transportasi umum serta dilengkapi jaringan pejalan kaki atau sepeda. 

Tidak hanya itu, kawasan TOD menggunakan pendekatan pengembangan kota yang mengadopsi tata ruang campuran dengan memperhatikan jarak dan waktu tempuh yang nyaman bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas kerja dan lainnya.

Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan, memang dalam tiga sampai lima tahun ke depan, tren properti akan meningkat ke daerah dengan kemudahan akses transportasi publik. Dia meyakini bahwa aksesibilitas adalah persyaratan dari properti yang laris manis. 

“Aksesibilitas itu salah satu persyaratannya bisa dengan moda angkutan pribadi atau dengan transportasi publik,” kata Soelaeman. Dia mengambil contoh properti yang dekat dengan akses tol seperti di Bekasi Barat, daerah Bekasi seperti Jatiasih, Jatiwarna, dan Alam Sutera. 
 
Sumber: koran-sindo.com