ASPIRASI DAERAH

Anjloknya Harga Komoditas Masih Pengaruhi Properti Kalbar

Rabu, 08 Juli 2020 - 11:29:15 WIB | dibaca: 12 pembaca

Penjualan rumah komersial (non-subsidi) masih melambat di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Kondisi tersebut tidak terlepas dari masih anjloknya harga komoditas terutama kelapa sawit. Di samping pengaruh ekonomi global dan nasional yang belum menggembirakan di 2019. “Untuk pasar rumah komersial ... [selengkapnya]

Pasar Komersial Di Babel Diproyeksi Tumbuh di 2020

Rabu, 08 Juli 2020 - 10:29:52 WIB | dibaca: 12 pembaca

Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (REI) Bangka-Belitung pada 2020 akan mensinergikan pengembangan properti penunjang pariwisata yang sedang digalakkan di daerah tersebut. Dengan sinergi ini diproyeksikan industri properti di Bumi Serumpun Sebalai itu dapat tumbuh sekitar 10%-20% khususnya properti ... [selengkapnya]

Masyarakat NTT Masih Butuh Rumah Subsidi

Kamis, 02 Juli 2020 - 11:10:35 WIB | dibaca: 37 pembaca

Drama habisnya kuota semester II-2019 membuat banyak pengembang di Nusa Tenggara Timur (NTT) khawatir. Ditambah lagi, pada 2020 anggaran untuk rumah subsidi bukannya bertambah, justru berkurang. Padahal, Realestat Indonesia (REI)N NTT mengklaim kebutuhan masyarakat terhadap rumah subsidi di daerah tersebut masih ... [selengkapnya]

Pengembang Sulsel Dukung Bank Daerah Lebih Berperan Aktif

Kamis, 25 Juni 2020 - 13:51:00 WIB | dibaca: 29 pembaca

Persoalan habisnya kuota FLPP yang terjadi sejak pertengahan 2019 diprediksi bakal berdampak panjang. Untuk itu, sejumlah asosiasi berusaha mencari sumber-sumber pembiayaan lain termasuk mendorong perbankan daerah berperan lebih aktif dalam pembiayaan sektor perumahan. Realestat Indonesia (REI) Sulawesi ... [selengkapnya]

Properti Komersial di Sumsel Diprediksi Masih Stagnan

Rabu, 24 Juni 2020 - 13:54:21 WIB | dibaca: 31 pembaca

Meski sejumlah pengembang dan lembaga riset meyakini usai pemilihan umum (pemilu), kondisi ekonomi dan pasar properti akan semakin membaik, namun nyatanya hingga kuartal terakhir 2019 tidak terlihat tanda-tanda permintaan propertoi membaik. Kondisi yang serupa terjadi pula di Sumatera Selatan ... [selengkapnya]

REI Sumut Harapkan Ada Standardisasi Perizinan

Rabu, 24 Juni 2020 - 11:27:15 WIB | dibaca: 25 pembaca

Demi percepatan pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Presiden Joko Widodo (Jokowi) lima tahun silam telah mengeluarkan PP 64/2015. Namun, bahkan sudah memasuki periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi, kemudahan tersebut belum bisa benar-benar terlaksana di seluruh Indonesia. Setiap ... [selengkapnya]

2020, REI Gorontalo Targetkan 4.000 Rumah Gunakan BP2BT

Rabu, 10 Juni 2020 - 15:22:21 WIB | dibaca: 58 pembaca

Di penghujung tahun, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) menawarkan solusi pembiayaan dengan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Di Gorontalo, skim baru ini ditangkap positif oleh DPD Realestat Indonesia (REI). Ketua DPD REI Gorontalo, Arifin Djarkani bahkan ... [selengkapnya]

Butuh Perda Kendalikan Harga Lahan Rumah MBR di Banten

Rabu, 10 Juni 2020 - 09:56:57 WIB | dibaca: 25 pembaca

Guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkualitas, mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan kerja di Provinsi Banten, nantinya akan ada empat tol baru yang beroperasi menunjang aksesibilitas di daerah tersebut yakni tol Serang-Panimbang (83,6 Km), Kunciran-Serpong (11,19 Km), Serpong-Cinere (10,14 Km), dan tol ... [selengkapnya]

Pengembang DIY Tuntut Sinkronisasi Kebijakan Pemerintah

Selasa, 02 Juni 2020 - 13:39:15 WIB | dibaca: 41 pembaca

Harus diakui, lima tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla telah memberikan banyak kemudahan bagi pembangunan rumah, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Antara lain melalui kemudahan dan penyederhanaan perizinan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2015. Namun ... [selengkapnya]

Pasar Properti di Lampung Terdampak Tol Trans Sumatera

Selasa, 02 Juni 2020 - 11:14:06 WIB | dibaca: 50 pembaca

Pembangunan dan operasional tol Trans Sumatera khususnya untuk ruas Bakauheni – Terbanggi Besar dan ruas Sidomulyo- Kotabaru sepanjang 40,6 kilometer yang melintasi wilayah Provinsi Lampung, membawa efek domino terhadap pasar properti di daerah tersebut. Dengan adanya infrastruktur baru tersebut, ... [selengkapnya]

Awal Kembali 123...9 Lanjut Akhir